STRATEGI PEMBERANTASAN BUTA AKSARA MELALUI METODE BATUNG BINGAR (BACA TULIS HITUNG BICARA DENGAR) DI DESA TIGA JUHAR KECAMATAN STM HULU

(1) * Yusril Amsari Rambe Mail (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Siti Kumala Dewi Mail (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Zulfa Zulfa Mail (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(4) Amelia Putri Nasuha Mail (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(5) Sintia Paramita Mail (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Buta aksara merupakan masalah seseorang yang kurangnya kemampuan bahkan tidak memiliki kemampuan calistung (membaca, menulis, dan menghitung). Buta aksara sangat mempengaruhi SDM (Sumber Daya Manusia) dan sedang melanda Desa Tiga Juhar Kabupaten STM Hulu. Tujuan penelitian ini adalah membentuk strategi pemberantasan buta aksara melalui metode batung bingar (baca tulis hitung bicara dengar) di Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana informan didapatkan secara purposive sampling, yang mana teknik pengumpulan datanya dengan cara melakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Ketiganya dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data pearikan kesimpulandan juga menggunakan teknik kebenaran data yang mempertimbangkan sumber, waktu dan tekhnik. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa strategi pemberantasan buta aksara melalui batung bingar (baca tulis hitung bicara dengar)terdapat perubahan besar di Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu.

Keywords


buta aksara, pemberantasan, strategi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v5i9.3435-3443
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bab ii kajian teori. (n.d.). universitas muhammadiyah malang, 13-14

Hamida kurniawati, Arizky Rachmad. (2014). ARISAN BAA TULIS : PEMBERANTASAN BUTA AKSARA MELALUI METODE ARISAN YANG UNIK DAN MENYENANGKAN. NELITI, 1 dan 2.

Metode Ini Digunakan Dalam Pemberantasan Buta Aksara. (2013, Februari 14). p. .

Sae Panggalih dan Nurul Fatimah. (2015). UPAYA PEMBERANTASAN BUTA AKSARA DI KALANGAN PEREMPUAN. SOLIDARITY, 2.

Vega Jessica. (2017). Pemberantasan Buta Aksara untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Masyarakat Sekitar Hutan Desa Manipi,Kecamatan Pana,Kabupaten Mamasa. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 136.

Aulia, Dkk.2020.Studi Komparatif Kemampuan Keaksaraan Awal Anak Usia DiniYang Mengikuti Pendidikan Non-Formal Dan Yang Tidak Mengikuti PendidikanNon-Formal Di Tk Se-Kecamatan Logas Tanah Darat. Diperoleh dari:https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Firdiansyah, Y,Pamungkas, H. P. (2021). Analisis Persepsi Mahasiswa TerhadapPenggunaan Kahoot Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Pada Mata Kuliah TeoriEkonomiMoneter.JEKPEND:JurnalEkonomiDanPendidikan,4(1),1.https://doi.org/10.26858/jekpend.v4i1.15549

Departemen Pendidikan Nasional.2007. Pedoman Pembelajaran Persiapan Membaca dan Menulis Melalui Permainan di Taman Kanak-Kanak.Jakarta : Depdiknas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.