(2) Rizky Awaliyah
(3) Sauda Julia Intanna
(4) Silvy Tri Karina
(5) Taufiq Siregar
(6) Rina Devianty
*corresponding author
AbstractStunting merupakan masalah kesehatan yang mempengaruhi tumbuh kembang anak balita di Indonesia. Tujuan dari kegiatan pendidikan khusus ini adalah untuk mengetahui prevalensi stunting pada anak usia 1-5 tahun dan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan pengobatannya. Target audiens kegiatan ini adalah bayi prematur usia 1-5 tahun dan orang tua bayi prematur usia 1-5 tahun di Labuhanbatu Selatan, Kecamatan Silangkitang, Desa Aek Goti. Promosi ini akan berlangsung pada tanggal 3 Agustus 2022. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan, yaitu prosedur perizinan, observasi lokasi, koordinasi dan penyiapan dokumen perluasan. Tahapan pelaksanaan kegiatan khususnya identifikasi anak usia 1 sampai 5 tahun dengan dwarfisme, dan metode koreksi dan pencegahan dwarfisme. Tahap evaluasi meliputi interpretasi hasil dan penilaian pengetahuan ibu tentang dwarfisme dan pencegahannya pada anak usia 1-5 tahun. Keywordspendidikan kesehatan; stunting.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v5i8.3008-3014 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Allen H.L & Gillespie, S.R, 2001: What Work? A Review of the Efficacy and Effectiveness of Nutrition Intervention, SR. ACC/SCN: Geneva in collaboration with the Asian Development Bank, Manila.
Aridiyah FO, Rohmawati N, Ririanty M. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. e-Jurnal Pustaka Kesehatan,vol. 3 (no. 1).https://jurnal.unej.ac.id/ind ex.php/JPK/ar ticle/view/2520/2029.
Bishwakarma, R. (2011). Spatial Inequality inChildren Nutrition in Nepal: Implications ofRegional Context and Individual/HouseholdCompositio n. (Disertasi, University of Maryland,College Park, United States).https://drum.lib.umd.ed u/handle/1903/11683.
Brinkman HJ, de Pee S, & Sanogo I et al. 2010: High Food Prices and The Global Financial Crisis Have Reduced Access to Nutritious Food and Worsened Nutritional Status and Health. The Journal of Nutrition, Volume 140, Issue 1, 1 January, Pages 153S– 161S,https://doi.org/10.3945/j n.109.110767pub
Dewana, Z., Fikadu, T., Fascha, W., & Mekonnen, N. (2017). Prevalence and Predictors of Stunting among Children of Age between 24 to 59 months in Butajira Town and Surrounding District, Gurage Zone, Southern Ethiopia. Health Science Journal, 11(4), 1- 5.
Fikadu, T., Assegid, S. & Dube, L., 2014: Factor Associated With Stunting Among Children Age 24 to 59 Months in Meskan District, Gurage Zone, South Ethiopia: A case-control study. BMCPublic Health, 14(800).
Hasegaw, J., Ito, Y. M. & Yamauchi, T., 2017: Development Of a Screening Tool To Predict Malnutrition Among Children Under Two Years Old In ZAMBIA.
Hunt MJ. 2005: The Potential Impact of Reducing Global Malnutrition on Poverty Reduction and Economic Development. Asia Pacific Journal Clinical Nutrition 14 (CD Supplement), 10—38.
Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Trasnmigrasi, 2017: Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting, Jakata.
Kementrian Kesehatan, 2013: Riset Kesehatan Dasar, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, Jakarta.
Kementrian Kesehatan RI, 2016: Situasi Balita Pendek. Info Datin, Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI, 2017: Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2017
Kementrian Keuangan, 2018: Penanganan Stunting Terpadu Tahun 2018. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Jakarta.
Manggala, A. K., Kenwa, K. W., & Kenwa, M. M. (2018). Risk factors of stunting in children aged 24-59 months. Paediatrica Indonesiana, 58(5), 205-212. doi: http://dx.doi.org/10.14238/pi 58.5.2018.205-12.
Mardani, R. A., Wetasin, K., & Suwanwaiphatthana, W. (2015). The Predicting Factors Affecting The Occurrence Of stunting In Children Under Five Years Of Age. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 1-7. doi:http://dx.doi.org/10.15294/ kemas.v11i1.3927
Mazengia, A. L., & Biks, G. A. (2018). Predictors of Stunting among School-Age Children in Northwestern Ethiopia. 1-7. doi:https://doi.org/10.1155/20 18/7521751
Ni'mah, K., & Nadhiroh. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13-19.
Onis M, Monika B, Borghi E, 2011: Prevalence and Trends of Stunting Among Pre-Schooc Hildren, 1990–2020, Public Health Nutritionpage 1-7 doi:10.1017/S1368980011001 315.
Pearson, R., Killedar, M., & Petravic, J. (2018). Optima Nutrition: an allocative efficiency tool to reduce childhood stunting by better targeting of nutritionrelated interventions. BMC Public Health, 2-12.
Susilo, W. H. (2013). Prinsip-prinsip biostatika dan Aplikasi SPSS pada Ilmu Keperawatan. Jakarta: In Media.
Susiolo, W. H. (2014). Biostatistika Lanjut dab Aplikasi Riset. Jakarta: Trans Info Media.
UNICEF (United Nation International Children’s Emergency Fund), 2009: Annual Report 2008. UNICEF Division Communication, New York, USA.
WHO, 2014. Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief. Department of Nutrition for Health and Development World Health Organization. Geneva.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download