PEMANFAATAN KUNYIT SEBAGAI ANTIOKSIDAN DI RT O4 KELURAHAN PASIR PUTIH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI

(1) Mukhlis Sanuddin Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(2) Medi Andriani Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(3) * Lasma Dameria Sibuea Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(4) Nandita Almira Salsabila Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Antioksidan merupakan suatu zat yang memiliki fungsi melindungi sel-sel akibat pengaruh negatif radikal bebas. Di Indonesia banyak ditemukan penyakit degenaratif yang diakibatkan oleh dampak radikal bebas . Meningkatnya efek radikal bebas berakibat rusaknya membran sel menyebabkan fungsinya menurun. Radikal bebas menyebabkan beberapa penyakit degenaratif seperti jantung, reumatik, penyakit ginjal, otak dan sistem imun yang akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kualitas hidup dan mempercepat penuaan. Kandungan kurkumin yang bercorak kuning pada kunyit bermanfaat sebagai penghambat proses oksidasi. Sebagai sumber antioksidan kunyit dapat digunakan untuk penangkal radikal bebas selain digunakan sebagai bumbu masakan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Rt 04 Kelurahan Pasir Putih Jambi Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Melalui survei yang dilakukan di Rt 04 Kelurahan Pasir Putih Jambi ditemukan tanaman kunyit disekitar pekarangan rumah warga. Masyarakat banyak yang belum mengetahui tentang manfaat lain rimpang kunyit selain bumbu masak. Untuk itu tim pengabdian masyarakat melakukan sosialisasi tentang tanaman kunyit dan produk olahannya yaitu kunyit asam sehingga dapat bermanfaat bagi tubuh. Sebelum melakukan sosialisasi kepada peserta kegiatan dilakukan dengan melakukan pre test dan post test dengan tujuan untuk menguji tingkat pengetahuan peserta kegiatan sebelum mendapatkan materi penyuluhan ,dengan peserta kegiatan sebanyak 36 orang. Dari hasil pretest dan post test dapat dilihat perbandingan pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan sesudah sosialisasi. Adanya peningkatan ini diharapakan dapat menambah wawasan peserta kegiatan sehingga dapat termotivasi untuk mau menanam dan mengolah sendiri tanaman herbal tersebut dan memanfaatkannya untuk kesehatan tubuh.


Keywords


pengabdian masyarakat, antioksidan, kunyit

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v5i4.1291-1296
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ardiansyah. 2007. Antioksidan perannya bagi kesehaan. Artikel IPTEK.

Karatasapoetra, G. 1992. Budidaya tanaman berkhasiat obat: Kunyit (kunir). Jakarta, PT. Rineka Cipta: 60.

Muhlisah, Fauziah. 1996. Tanaman obat keluarga (toga): kunyit Cet.2. Jakarta. Penebat swadaya: 40;41.

Nugroho, Nurfina A. 1998. Manfaat dan prospek pengembangan kunyit. Ungaran, Trubus Agriwidya.

Rukmana, Rahmat. 1994. Kunyit. Kanisius 1994. Hal 13-14. Jakarta.

Soedibyo, BRA Mooryati. 1998. Alam Sumber Kesehatan, manfaat dan kegunaan kunyit. Cet.1. Jakarta, Balai Pustaka.

Thomas A. 2006. Tanaman Obat Tradisional. Jakarta : Kanisius.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.