PUDING DAUN KELOR SEBAGAI PMT BERBASIS PANGAN LOKAL: INOVASI GIZI UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA

(1) * Nirna Nirmala Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
(2) Irvan Arif Kurniawan Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
(3) Neni Nuraeni Wiatiningsih Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Stunting masih menjadi salah satu sasaran prioritas program perbaikan gizi nasional karena dampak jangka panjangnya terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Salah satu strategi pencegahan stunting adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang kaya gizi, seperti daun kelor (Moringa oleifera) yang mengandung protein, zat besi, kalsium, serta vitamin A dan C yang tinggi, dan yang pada berbagai kegiatan pengabdian masyarakat lain terbukti mampu meningkatkan pengetahuan gizi ibu serta asupan gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang bagi balita serta memperkenalkan puding daun kelor sebagai alternatif PMT dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Jurumudi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) balita, serta pelatihan langsung pembuatan puding daun kelor, yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 dengan melibatkan 62 balita beserta ibu balita dan kader posyandu. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan ibu balita berada pada kategori cukup, yaitu 40 orang (64,5%), sedangkan 22 orang (35,5%) berada pada kategori baik. Setelah diberikan edukasi mengenai stunting dan pemanfaatan daun kelor, hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan, dengan 50 orang (80,6%) berada pada kategori baik dan 12 orang (19,4%) berada pada kategori cukup. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan bersedia melanjutkan pembuatan puding kelor secara mandiri di rumah sebagai makanan tambahan bergizi dan terjangkau. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan prevalensi stunting dan peningkatan status gizi balita di Kelurahan Jurumudi

Keywords


puding kelor, stunting, PMT, gizi balita

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.4082-4090
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ahmad, Z. F., Dulahu, W. Y., & Aulia, U. 2023. Sosialisasi dan Konseling Pencegahan Stunting serta Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Daun Kelor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(1), 14–21.

Awanis, S., Natasya, S. A., Sari, A., Lubis, S. L., Ramadhan, Z., Siregar, M. N., Sari, T. P., Nasution, P., Azzahra, A. S. P., Surya, I. T., Ali, R., & Miswanda, D. 2023. Pembuatan Puding Daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kuta Baru. Jurnal Bakti Nusantara, 1(1).

Bur, N., Septiyanty, & Yusriani. 2022. Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Kader dalam Pencegahan Stunting melalui Promosi Puding Daun Kelor sebagai Alternatif Makanan Sehat. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(4), 79–89.

Eriyahma, A. 2023. Upaya Pemanfaatan Daun Kelor: Puding Daun Kelor untuk Mencegah Stunting. Abdi Massa: Jurnal Pengabdian Nasional.

Kementerian Kesehatan RI. 2023. Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mariyona, K., Rusdi, P. H. N., & Nugrahmi, M. A. 2023. Sosialisasi dan Pemberian Puding Daun Kelor (Pulor) sebagai Upaya Pencegahan Stunting Anak Pra Sekolah. Monsu'ani Tano: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 465.

Nataliningsih, Sari, J. A. P., Azzahra, I. S., Nurfathia, S., & Juliana, E. 2024. Pengolahan Puding Daun Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dalam Rangka Pencegahan Stunting di Desa Pangalengan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 306–312.

Niswar, D., Kasmawati, K., & Ihsan B, A. N. 2025. Sosialisasi Pemanfaatan Puding Daun Kelor sebagai Makanan Pendamping ASI dan Gizi untuk Mencegah Stunting. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 9(2), 312-322.

Putra, A. I. Y. D., et al. 2021. Nutrigenomic and Biomolecular Aspect of Moringa Oleifera Leaf Powder as Supplementation for Stunting Children. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.22146/jtbb.60113

Riti, I. F., & Lewar, E. S. B. 2020. The Impact of Education on Mother's Knowledge for Stunting Prevention through Moringa Oleifera in Kuan Noel Village, Fatumnasi District, South Central Timor Regency. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 8(3), 206–215. https://doi.org/10.21927/jnki.2020.8(3).206-215

Simamora, R. S., Agustina, L., Wati, P. K., Rahayu, F. E., Nurhayati, N., & Anggriani, A. 2024. Pemanfaatan Puding Daun Kelor untuk Pencegahan Stunting di Kelurahan Sepanjang Jaya Kota Bekasi. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 54-58.

Sulistyaningsih, E., Dewanti, P., & Pralampita, P. W. 2021. Pembentukan Model Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) dan Kader Siaga Stunting sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(2), 230–234. https://doi.org/10.36565/jak.v5i2.458

Tuloli, T. S., Basri, S. K., & Kum, S. R. P. T. 2022. Literasi Gizi pada Ibu-ibu untuk Mencegah Stunting melalui Pemanfaatan Kelor dalam Olahan Puding di Desa Permata Kecamatan Tilongkabila. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

World Health Organization. 2024. Malnutrition. Fact Sheet. Geneva: World Health Organization.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.