PENDEKATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ESENSIAL DALAM RESPON BENCANA BANJIR MELALUI DISTRIBUSI HYGIENE KIT, AIR MINUM, DAN SEMBAKO DI GAMPONG SIMPANG LHEE KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG

(1) * Raihan Dary Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(2) Nur Halimatuz Zuhra Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(3) Fachrul Akbar Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(4) Dian Asri Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(5) Ahyar Pulungan Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(6) Dian Novira Rizva Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(7) Siti Munawaroh Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(8) Dian Permata Sari Br Subakti Mail (Universitas Samudra)
(9) Febby Hadi Setyawan Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
(10) Darmansyah Darmansyah Mail (Universitas Samudra, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini didorong oleh urgensi pemenuhan kebutuhan dasar penduduk Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak bencana banjir secara signifikan sehingga memutus akses masyarakat terhadap air bersih, bahan pangan, dan fasilitas sanitasi yang layak. Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan respon cepat pemenuhan kebutuhan esensial melalui distribusi hygiene kit, air minum, dan paket sembako secara terpadu, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan diri pascabencana. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan di lapangan, koordinasi dengan Geuchik dan aparatur gampong, serta distribusi logistik secara terpusat di Meunasah gampong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyaluran paket hygiene kit (pasta gigi, sikat gigi, sabun, dan detergen), air mineral galon 5 liter, serta paket pangan (roti kering, minyak goreng, gula, dan teh) berhasil menjangkau keluarga sasaran secara merata dan tertib, sehingga mengurangi beban pemenuhan kebutuhan harian dan risiko krisis kesehatan lingkungan warga pascabanjir. Kolaborasi tim pelaksana dengan Geuchik dan aparatur gampong terbukti krusial dalam menjamin distribusi bantuan yang transparan, tertib, dan tepat sasaran. Kegiatan ini menegaskan bahwa distribusi bantuan esensial yang terintegrasi merupakan strategi penting dalam memitigasi dampak buruk bencana banjir pada level komunitas terkecil, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan respons kemanusiaan yang nyata.

Keywords


Respon Bencana, Kebutuhan Esensial, Hygiene Kit, Banjir, Aceh Tamiang

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.3894-3898
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Lassa, J., Petal, M., & Surjan, A. (2022). Understanding the impacts of floods on learning quality, school facilities, and educational recovery in Indonesia. Disasters, 47(2), 412–436. https://doi.org/10.1111/disa.12543

Rusdi, R. (2018). Continues Improvement Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pedesaan. Al-Tanzim Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 150–160. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v2i2.396

Sumardi, A., Fatimah, E., & Nizamuddin, N. (2019). Study of Physical Vulnerability Mapping of the Coastal Areas of North-East Aceh. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 6(4), 107. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v6i4.944


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.