PENGUATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT UNTUK TRANSFORMASI PELAYANAN DESA MELALUI SISTEM INFORMASI BERBASIS APLIKASI SIBERAS DI DESA KALOSI ALAU

(1) * Muh. Wildan Mauludy Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(2) Ahmad Mustanir Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(3) Sunandar Said Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(4) Hartati Hartati Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(5) Damis Damis Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(6) Muhammad Takdir Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(7) Bahtiar Herman Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(8) Muhammad Rusdi Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(9) Inna Mutmainna Cahyani Thahir Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(10) Erwin Irnandi AS Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(11) Kamal Kamal Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
(12) Jusrianto Jala Mail (Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Transformasi digital pada tingkat desa tidak serta-merta meningkatkan kualitas pelayanan publik apabila masyarakat belum memahami sistem informasi yang tersedia. Di Desa Kalosi Alau, aplikasi SIBERAS telah digunakan sebagai media informasi resmi desa, tetapi pemanfaatannya oleh masyarakat masih terbatas karena sebagian warga belum memahami fungsi, cara mengakses, dan manfaat praktisnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus mendukung transformasi pelayanan desa melalui pengenalan dan pendampingan pemanfaatan aplikasi SIBERAS. Program menggunakan metode pendekatan edukatif-partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi pelayanan publik digital, demonstrasi aplikasi, praktik terbimbing menggunakan telepon genggam peserta, diskusi, observasi, dokumentasi, serta evaluasi kualitatif berdasarkan umpan balik dan kemampuan peserta mengikuti langkah akses. Hasil, Peserta memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai pelayanan desa berbasis digital, mengenali SIBERAS sebagai kanal informasi resmi, dan mampu mengikuti tahapan mengakses informasi desa melalui perangkat seluler. Format partisipatif mendorong peserta mengajukan pertanyaan dan menyelesaikan kendala secara langsung. Kegiatan juga menemukan adanya variasi kemampuan digital, keterbatasan kebiasaan menggunakan layanan berbasis website, dan ketidakstabilan jaringan internet yang memerlukan pendampingan bertahap. Penguatan literasi digital melalui sosialisasi kontekstual dan praktik terbimbing menjadi fondasi sosial penting bagi transformasi pelayanan desa. Keberlanjutan program memerlukan pembaruan informasi secara berkala, pendampingan lanjutan, responsivitas aparatur desa, serta dukungan infrastruktur digital yang memadai.

 


Keywords


literasi digital; pelayanan desa; SIBERAS; smart village; sistem informasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i9.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Addiansyah, M. N. R. (2024). Smart village and public service innovation in endemic times: Learning from Mojowarno Village. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 8(1), 75–88. https://doi.org/10.21787/mp.8.1.2024.75-88

Agusta, Y. (2023). Managing the development of a sustainable digital village. Sustainability, 15(9), 7575. https://doi.org/10.3390/su15097575

Alhari, M. I., & Fajrillah, A. A. N. (2022). Enterprise architecture: A strategy to achieve e-government dimension of smart village using TOGAF ADM 9.2. International Journal on Informatics Visualization, 6(2), 540–545. https://doi.org/10.30630/joiv.6.2-2.1147

Aziiza, A. A., & Susanto, T. D. (2020). The smart village model for rural area: A case study of Banyuwangi Regency. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 722(1), 012011. https://doi.org/10.1088/1757-899X/722/1/012011

Djatmiko, G. H., Sinaga, O., & Pawirosumarto, S. (2025). Digital transformation and social inclusion in public services: A qualitative analysis of e-government adoption for marginalized communities in sustainable governance. Sustainability, 17(7), 2908. https://doi.org/10.3390/su17072908

Huda, M., Maulana, I., Uriva C, M., & Hidayati, L. (2024). Pemanfaatan literasi digital melalui pengelolaan website dan media sosial desa menuju desa go digital. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(1), 92–102. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i1.21030

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). IMDI 2025 naik ke 44,53, Indonesia makin cakap digital. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/imdi-2025-naik-ke-4453-indonesia-makin-cakap-digital

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2025). Indeks SPBE nasional meningkat: Penguatan integrasi pelayanan publik berbasis digital. https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/indeks-spbe-nasional-meningkat-menteri-rini-penguatan-integrasi-pelayanan-publik-berbasis-digital

Kurniawan, A. A., & Suri, R. M. (2025). Literasi digital masyarakat dan peningkatan layanan publik di Dusun Babeko melalui implementasi Sistem Informasi Web Desa (SID). Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Kesehatan & Sains, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.52060/jpmtks.v1i1.2787

Masrich, A., Muhammad, A. S., Heriningsih, S., Mustanir, A., Suharto, S., & Suswaini, E. (2023). Public service innovation towards smart villages: Between expectation and realisation in Melikan Village. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 7(1). https://doi.org/10.24198/jmpp.v7i1.45939

Muhdar, A., Rosnani, Kalagison, M. D., Rusdi, Saharu, L., Idza, M. T., Rahmayanti, N., & Tharnia, S. R. (2026). Optimalisasi pelayanan administrasi publik berbasis digital melalui digitalisasi arsip di Kelurahan Klasabi. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(7), 2826–2834. https://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.2826-2834

Muhtar, E. A., Abdillah, A., Widianingsih, I., & Adikancana, Q. M. (2023). Smart villages, rural development and community vulnerability in Indonesia: A bibliometric analysis. Cogent Social Sciences, 9(1), 2219118. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2219118

Mauludy, M. W., Pratiwi, A. R. A., & Lamada, M. (2026). Development of a Web Repository of ADDIE-Based Course Teaching Materials as an Institutional Digital Archive with ISO 25010 Evaluation. Journal of Informatics Management and Information Technology, 6(1), 91-100.

Mauludy, M. W. (2025). Pengembangan Sistem Informasi Pengarsipan File Menggunakan Metode R&D. Journal of Informatics Management and Information Technology, 5(2), 128-136.

Nugraha, A., Trisnawaty, A. R., Razak, M. R. R., Mustanir, A., Syarifuddin, H., Suleha, & Aswadi. (2023). Pelatihan digitalisasi pelayanan berbasis aplikasi SIBERAS Desa Malalin Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(11), 4174–4178. https://doi.org/10.31604/jpm.v6i11.4174-4178

Prasetya, M. R. A., Nurhaeni, Hidayat, A., & Risdianti. (2024). Pemberdayaan aparatur desa melalui literasi digital untuk peningkatan produktivitas kerja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 7(4), 1136–1144. https://doi.org/10.30591/japhb.v7i4.7509

Sara, I. M., & Saputra, K. A. K. (2021). Easy access to public services through digital village. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 119(11), 109–118. https://doi.org/10.18551/rjoas.2021-11.13

Sukmawati, Nur, M., Razak, M. R. R., Lado, J. A., Nilwana, A., & Erfina. (2025). Penerapan e-government dalam digitalisasi pelayanan publik di Kantor Desa Sipodeceng. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 9(1), 161–167. https://doi.org/10.31604/jim.v9i1.2025.161-167

Sunaryo, A., & Rosidi, I. (2020). Efektivitas media website dalam peningkatan pelayanan publik: Studi website Pemerintah Desa Rejoso, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 1(2). https://doi.org/10.53429/j-kis.v1i2.186

United Nations. (2024). UN e-government survey 2024: Accelerating digital transformation for sustainable development. United Nations Department of Economic and Social Affairs.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.