(2) Neneng Khaerunnisa
(3) Nur Laili
(4) Meri Agustin
(5) L. Adrian Syah Zany
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran kosakata ciri fisik dalam bahan ajar Sahabatku Indonesia Tingkat A1 serta keterkaitannya dengan pengembangan keterampilan berbicara pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa bahan ajar Sahabatku Indonesia Tingkat A1, sedangkan data penelitian berupa kosakata ciri fisik, contoh penggunaannya dalam kalimat, serta kegiatan pembelajaran yang mendukung keterampilan berbicara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan kosakata ciri fisik serta keterkaitannya dengan kegiatan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosakata ciri fisik dalam bahan ajar mencakup kosakata yang berkaitan dengan bentuk tubuh, rambut, wajah, dan ciri fisik lainnya. Kosakata tersebut bersifat konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga sesuai dengan karakteristik pemelajar BIPA tingkat A1. Pembelajaran kosakata dapat dilakukan melalui tahapan mengenal kosakata, memahami makna, menggunakan kosakata dalam kalimat sederhana, dan mempraktikkannya melalui kegiatan mendeskripsikan seseorang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran kosakata ciri fisik memiliki potensi untuk mendukung pengembangan keterampilan berbicara pemelajar BIPA karena memberikan kesempatan untuk menggunakan kosakata dalam komunikasi lisan. Dengan demikian, materi kosakata ciri fisik dalam bahan ajar Sahabatku Indonesia Tingkat A1 dapat menjadi salah satu materi yang mendukung pembelajaran BIPA yang komunikatif dan kontekstual. Keywordskosakata, ciri fisik, bahan ajar, Sahabatku Indonesia, BIPA, keterampilan berbicara
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i8.3224-3238 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Sahabatku Indonesia untuk anak sekolah tingkat A1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Council of Europe. (2020). Common European framework of reference for languages: Learning, teaching, assessment—Companion volume. Strasbourg: Council of Europe.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Muliastuti, L. (2017). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing: Acuan teori dan pendekatan pengajaran. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Muslich, M. (2010). Text book writing: Dasar-dasar pemahaman, penulisan, dan pemakaian buku teks. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nation, I. S. P. (2013). Learning vocabulary in another language (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyitno, I. (2007). Pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) berdasarkan hasil analisis kebutuhan belajar. Wacana, 9(1), 62–78.
Tarigan, H. G. (2011). Pengajaran kosakata. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. (2015). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download