MODEL FESTIVAL GALATAMA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS NILAI-NILAI KURIKULUM CINTA

(1) * Adiyana Adam Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(2) Muhammad Ridha Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(3) Nurmala Buamona Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(4) Dwi Puji Rahayu Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(5) Kartini Limatahu Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(6) Kamarun M.Sebe6 Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(7) Asmiraty Asmiraty Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(8) Elfira Mahmud Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
(9) Mudayanah Mudayanah Mail (Institut Agama Islam Negeri Ternate, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penguatan kompetensi guru merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah, terutama dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Cinta. Namun, berbagai program peningkatan kompetensi guru masih didominasi oleh pelatihan yang berorientasi pada transfer pengetahuan dan belum memberikan ruang yang memadai bagi praktik, evaluasi, serta refleksi pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Model Festival GALATAMA sebagai strategi penguatan kompetensi guru madrasah melalui pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka berbasis nilai-nilai Kurikulum Cinta. Kegiatan diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dengan melibatkan lebih dari 400 guru jenjang MI, MTs, dan MA. Metode pengabdian dilaksanakan melalui delapan tahapan, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan, pengembangan modul ajar, seleksi, presentasi, evaluasi berbasis rubrik, pemberian umpan balik, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Festival GALATAMA mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur pembelajaran. Meskipun demikian, aspek pembelajaran berdiferensiasi, asesmen autentik, dan integrasi nilai-nilai Kurikulum Cinta masih memerlukan penguatan. Model Festival GALATAMA terbukti tidak hanya menghasilkan modul ajar berkualitas, tetapi juga membangun budaya pembelajaran reflektif melalui evaluasi dan umpan balik yang sistematis. Model ini berpotensi direplikasi sebagai strategi pengembangan profesional guru madrasah secara berkelanjutan

Keywords


Festival GALATAMA; kompetensi guru; modul ajar

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i6.2884-2494
      

Article metrics

Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Adam, A., Ruray, T. A., Noho, M., Aksan, S. M., Said, A. M., Eku, A., & Jaohar, Y. (2025). PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BERBASIS DIGITAL. Martabe,Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(4), 1729–1738.

Adiyana Adam, Kamarun M.Sebe, Ibrahim Muhammad, K. L. (2024). PERBEDAAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI MAN 1 KOTA TERNATE. Jurnal Pendidikan: Kajian Dan Implementasi, 06(2). https://journalpedia.com/1/index.php/jpki/article/view/1327

Adiyana Adam, K. hasan M. (2024). MEMBANGUN MINAT BACA ANAK-ANAK MELALUI. Martabe,Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(9), 3625–3634. https://doi.org/10.31604/jpm.v7i9.3625-3634

Amelia, E. (2023). Analisis Kesulitan Guru di Sekolah Dasar dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka. BASICA, 3(2), 199–212.

Danim, S. (2012). Pengembangan profesi guru. Prenada Media.

Firdausi, M. R. N., Mussofa, N. M., & Rohman, F. (2026). Implementasi Pendekatan Pengembangan Kurikulum dalam Kurikulum Merdeka: Studi Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning di Lembaga Pendidikan Islam. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 150–165.

Irawan, E. (2020). Model pengabdian berbasis kompetisi. Zahir Publishing.

Lingga, L. J., Satria, H., Ain, S. Q., & Nuramadina, A. (2023). Pendampingan Strategi Pembuatan Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka untuk Guru-guru SDN 184 Pekanbaru. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(4), 515–521.

Marasabessy, Z. A., Adam, A., Werfewubun, J., & Silim, S. (2025). PELATIHAN PEMANFAATAN AI BAGI GURU DALAM MERANCANG MATERI AJAR BERBASIS TEKNOLOGI DI. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol, 8(1), 79–93. https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jpm.v8i1.79-93

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage.

Nurhadi, N., & Purnama, S. (2025). Teacher Professional Transformation Through Learning Community Management: A Literature Review. Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(3), 403–416.

Tjokra, Y. L., Adam, A., Tamhir, L., & Sehat, J. (2026). Equity-Oriented Literacy Innovation in Archipelagic Education: The GALATAMA Program in North Maluku. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 18(2).

Wicaksono, V. D., Yusuf, A., Paksi, H. P., Windasari, W., & Pramana, A. (2023). Pelatihan pengembangan modul digital berbasis kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.

Wijayanto, A., Wibawa, L., Septiarti, S. W., Aryani, N. D., & Fauziah, P. Y. (2025). PELATIHAN ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN PROGRAM DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Jurnal Berdaya Mandiri, 7(3), 290–299.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.