(2) Nince Anjelin Gulo
(3) Desep Aferius Laoli
(4) Perti Citra Damarni Waruwu
(5) Areani Zebua
(6) Budieli Putra Zalukhu
(7) Teguh Wa’asaro Zebua
(8) Newyear Krisman Jaya Harefa
(9) Silvia Siska Halawa
(10) Natalia Kristiani Lase
*corresponding author
AbstractBayam (Amaranthus sp.) merupakan komoditas sayuran daun yang mudah dibudidayakan dan banyak diusahakan di pekarangan maupun lahan pertanian warga Dusun IV, Desa Faodoro Lauru, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias. Penanganan pascapanen yang dilakukan masih terbatas pada penjualan dan konsumsi segar sehingga nilai ekonominya rendah, mengingat daun bayam mudah layu dalam hitungan jam setelah panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendiseminasikan teknologi pengolahan pascapanen sederhana kepada kelompok ibu rumah tangga melalui produksi keripik bayam sebagai pangan fungsional bernilai tambah. Metode pelaksanaan mengintegrasikan sosialisasi partisipatif, demonstrasi teknis, dan pendampingan berkelanjutan melalui empat tahap, yaitu persiapan, demonstrasi produksi, pendampingan pengemasan-pemasaran, dan evaluasi. Daun bayam muda dilapisi adonan tepung beras dan tepung terigu berbumbu rempah, lalu digoreng hingga renyah tanpa bahan pengawet sintetis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam sortasi dan grading bahan baku, formulasi adonan untuk tekstur renyah dan stabilitas produk, serta strategi pengemasan dan branding sederhana yang mendukung daya saing pasar. Produk keripik bayam berpotensi dikembangkan menjadi unit usaha rumah tangga yang meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendorong diversifikasi konsumsi sayuran, termasuk bagi ibu hamil yang membutuhkan asupan zat besi untuk mencegah anemia defisiensi besi. Kegiatan ini dapat menjadi model pengembangan agroindustri skala rumah tangga yang berpotensi direplikasi di wilayah pedesaan lain dengan karakteristik agroekologi serupa
Keywordskeripik bayam, teknologi pascapanen, pangan fungsional, pengabdian masyarakat, ketahanan pangan pedesaan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i8.2976-2984 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ahmad, L., & Kasim, R. (2022). Pelatihan Penerapan Teknologi Pengolahan Keripik Bayam dan Pengemasannya di Desa Lonuo, Kecamatan Tilong Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Journal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 1(2), 56–61.
Azmi, Melliana, M., Mesra, T., Fitra, F., & Arif, M. (2023). Penerapan Teknologi Spinner Peniris Minyak untuk Optimalisasi Produksi Keripik Bayam di SMKN 4 Dumai. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3).
Febriyanti, S. A., & Windirah, N. (2021). Pelatihan Pembuatan Keripik Bayam sebagai Alternatif Usaha Rumah Tangga. Tribute: Journal of Community Services, 2(2), 78–84.
Graziano, S., Agrimonti, C., Marmiroli, N., & Gullì, M. (2022). Utilisation and Limitations of Pseudocereals (Quinoa, Amaranth, and Buckwheat) in Food Production: A Review. Trends in Food Science & Technology, 125, 154–165. https://doi.org/10.1016/j.tifs.2022.04.007
Hasrun, A., Sofia, S., Edwar, R. C., Yusuf, F. R. R., Fajar, A., Samu'a, R. M., Hyasmara, A., Suyoto, A., & Yarkuran, A. M. (2023). Literasi Penerapan Marketing Mix pada Keripik Bayam dalam Upaya Pembangunan Santripreneur di MAN Insan Cendekia Sorong. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).
Hikmawati, H., & Lestari, P. (2024). Pelatihan Pembuatan Keripik Bayam sebagai Alternatif Usaha Rumah Tangga. EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 1–8.
Mussie, L., Belayneh, M., Guillen-Grima, F., et al. (2026). Adherence, Safety, Bioavailability, and Acceptability of Amaranth Grain Flatbread during Pregnancy: Evidence from a Cluster Randomized Trial in Sidama Region, Ethiopia. BMC Nutrition. https://doi.org/10.1186/s40795-026-01315-2
Nuramadani, U., & Susanti, P. (2022). Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Tanaman Bayam yang Tumbuh di Sekitar Pekarangan di Kelurahan Padang Jati. Tribute: Journal of Community Services, 3(1), 16–23.
Olusanya, R. N., Kolanisi, U., & Ngobese, N. Z. (2023). Mineral Composition and Consumer Acceptability of Amaranthus Leaf Powder Supplemented Ujeqe for Improved Nutrition Security. Foods, 12(11), 2182. https://doi.org/10.3390/foods12112182
Ririhena, M., Idwata, M., Mesmory, D., Kastera, E., Abrahamz, M., Etwiory, Y., Romsery, A., Malwewan, L., Malwewan, M., Tetkily, C., Talapia, K., & Porumau, Y. (2024). Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa Moain Melalui Pembuatan Keripik Daun Bayam. JPMNT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana, 2(1), 49–56. https://doi.org/10.59603/jpmnt.v2i1.260
Rizzo, V. (2025). Sustainable Postharvest Innovations for Fruits and Vegetables: A Comprehensive Review. Foods, 14(24), 4334. https://doi.org/10.3390/foods14244334
Shezi, S., Ngcobo, M. E. K., Khanyile, N., & Ncama, K. (2024). Physio-Metabolic Mechanisms behind Postharvest Quality Deterioration in Broccoli (Brassica oleracea var. Italica) and Swiss Chard (Beta vulgaris L. var. Cicla): A Review. Plants, 13(22), 3174. https://doi.org/10.3390/plants13223174
Sosa-Morales, M. E., Solares-Alvarado, A. P., Aguilera-Bocanegra, S. P., Muñoz-Roa, J. F., & Cardoso-Ugarte, G. A. (2022). Reviewing the Effects of Vacuum Frying on Frying Medium and Fried Foods Properties. International Journal of Food Science & Technology, 57(6), 3278–3291. https://doi.org/10.1111/ijfs.15572
Syafitri, I. P., Nurmin, N., & Rahayu, S. (2022). Pengaruh Formulasi Tepung Beras dan Tepung Ubi Kayu Fermentasi dengan Penambahan Maltodekstrin terhadap Penilaian Organoleptik dan Kandungan Gizi Keripik Bayam (Amaranthus spp). Jurnal Agrotek UHO, 11(2), 104–112.
Yadav, A., & Yadav, K. (2024). From Humble Beginnings to Nutritional Powerhouse: The Rise of Amaranth as a Climate-Resilient Superfood. Tropical Plants, 3(1).
Yilma, M. T., Eifa, A., Belayneh, M., & Orsango, A. Z. (2025). Effect of Amaranth-Containing Dietary Intervention in Improving Hemoglobin Concentration: A Systematic Review and
Meta-Analysis. Public Health Reviews, 45, 1607597. https://doi.org/10.3389/phrs.2024.1607597
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download