SOSIALISASI PROGRAM PENANAMAN TOGA DI DAPUR 3 AIR NAGA BATAM

(1) * Rury Trisa Utami Mail (Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia)
(2) Delladari Mayefis Mail (Institut Teknologi Sumatera Lampung Selatan, Indonesia)
(3) Sri Hainil Mail (Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia)
(4) Ayu Amelia Mail (Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman obat yang berpotensi besar sebagai sumber pengobatan tradisional dan telah dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat. Meskipun demikian, pemanfaatan pekarangan maupun lahan desa untuk pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) masih belum optimal. Padahal, TOGA berperan sebagai sumber bahan herbal yang dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manfaat serta teknik budidaya TOGA, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan desa yang belum produktif. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan praktik langsung penanaman berbagai jenis TOGA, seperti kunyit, serai, dan lengkuas,dll. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat TOGA serta tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan sebagai sumber tanaman obat berbasis herbal. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan

Keywords


TOGA; kesehatan; lahan desa

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i8.2967-2975
      

Article metrics

Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Baliwati Andriati, & Wahjudi, R. M. T. (2016). Tingkat penerimaan penggunaan jamu sebagai alternatif penggunaan obat modern pada masyarakat ekonomi rendah-menengah dan atas. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 29(3), 133–145. https://doi.org/10.20473/mkp.v29i32016.133-145 Pengembangan Kesehatan. 2013:13-4. 3.

YF, Khomsan A, Dwiriani CM. Pengantar pangan dan gizi. Jakarta: Penebar Swadaya. 2004;32. Erlindawati. (2015). Survei Pengetahuan Masayarakat Tentang Tanaman Obat Keluarga Puskesmas Air Tabit. Jurnal Photon, 6(1), 115–118. https://doi.org/10.37859/jp.v6i01.490

Harjono, Y., Yusmaini, H., & Bahar, M. (2017). Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti Kabupaten Tangerang.

Khuluq, H., Sodik, A., Rahayu, T. P., Puspitasari, A. E., Mulyani, A. A., & Zen, A. L. (2023). Penanganan Stunting dengan Peningkatan Gizi Keluarga dan Pemanfaatan Kebun Gizi di Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Prosiding University Research Colloquium, 785–792. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/ article/view/2502

Martino, Y. A., Sulistiowati, E., & Purnomo, Y. (2018). Model Pemberdayaan Santri Ponpes Al-Hidayah Batu Alang Sebagai Kader Kesehatan Berbasis Terapi Herbal. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 1(2), 86–93. https://doi.org/10.33474/jipemas.v1i2.1514

Muttaqin, F. Z., Aligita, W., Muhsinin, S., Juanda, D., & Asnawi, A. (2018). Desa Mitra dalam Budidaya Tanaman Obat Keluarga Menuju Desa Cibiru Wetan sebagai Sentra Herbal. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 159–164. https://doi.org/10.30653/002.201832.

Pratiwi, R., Saputri, F. A., & Nuwarda, R. F. (2018). Tingkat Pengetahuan Dan Penggunaan Obat Tradisional Di Masyarakat: Studi Pendahuluan Pada Masyarakat Di Desa Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 7(2), 97–100. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v7i2.19295 RI KK. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakartta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013:13-4

Satriyati, E. (2016). Pola Tradisi Minum Jamu: Upaya Pemertahanan Pengobatan Lokal Sebagai Identitas Masyarakat Bangkalan Madura. Dimensi, 9(2), 115–122.https://journal.trunojoyo.ac.id/dimensi/article/view/3749

Supriani, A. (2019). Peranan Minuman Dari Ekstrak Jahecang Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat. Jurnal SainHealth, 3(1), 30–39. https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/sainhealth/article/view/370

Viena, V., Yunita, I., Irhamni, Saudah, & Ernilasari. (2018). Biodiversitas Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Gampong Pulo Seunong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie. Elkawnie, 4(1), 89–100.h ttps://doi.org/10.22373/ekw.v4i1.3027

World Health Organization. Diet, nutrition, and the prevention of chronic diseases: report of a joint WHO/FAO expert consultation. World Health Organization; 2003 Apr 22.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.