(2) Sri Dearmaita Purba
(3) Rinawati Sembiring
(4) Melisawati Sinaga
(5) Dwi Hesti Sembiring
*corresponding author
AbstractPermasalahan gizi pada balita masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia sehingga diperlukan pemantauan status gizi secara berkala melalui pengukuran antropometri yang akurat. Keberhasilan kegiatan tersebut sangat dipengaruhi oleh kompetensi kader Posyandu, terutama dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pengukuran antropometri sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pengabdian dilaksanakan pada Juni 2026 di Posyandu Aster Medan dengan metode pendampingan melalui praktik langsung dan evaluasi keterampilan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, demonstrasi teknik pengukuran, praktik pengukuran berat badan, tinggi/panjang badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas (LiLA), pendampingan pencatatan hasil, serta evaluasi kemampuan kader menggunakan lembar observasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kader mampu melakukan pengukuran antropometri sesuai prosedur standar. Selain itu, diperoleh data antropometri yang valid dari 20 balita sebagai dasar pemantauan pertumbuhan dan evaluasi status gizi. Pendampingan juga meningkatkan kemampuan kader dalam menggunakan alat ukur, melakukan pencatatan, serta menginterpretasikan hasil pengukuran sehingga mampu mengidentifikasi balita yang memerlukan pemantauan lebih lanjut. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Posyandu dan menghasilkan data antropometri yang akurat sebagai dasar monitoring pertumbuhan balita serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih tepat sasaran. KeywordsAntropometri, Kader Posyandu, Balita, Pendampingan, Makan Bergizi Gratis (MBG).
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i8.3001-3008 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Jannah, W., & Rusni, B. R. (2025). Deteksi dini pertumbuhan anak usia dini berdasarkan indikator antropometri di PAUD KB Layumna Cendikia. Praktisi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 35–44. https://doi.org/10.58218/praktisi.v1i1.1338
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1928/2022 tentang Standar Antropometri Anak.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Standar antropometri anak.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman penyelenggaraan Posyandu.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024.
Rusyantia, A., Putri, S., & Temenggung, M. S. A. (2024). Gambaran karakteristik dan pengetahuan kader Posyandu dalam pengukuran antropometri di wilayah Puskesmas Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang. Journal of Dietetics Science, 1(1). https://doi.org/10.26630/jds.v1i1.4919
Sinaga, T. R., Purba, S. D., Purba, I. E., Siburian, P. T., & Pasaribu, C. D. (2026). Ayo makan bergizi setiap hari! Pengukuran status gizi anak dalam mendukung Program MBG di TK Kalam Kudus Medan. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(4), 1394–1401. https://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1394-1401
World Health Organization. (2023). WHO child growth standards.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download