MANAJEMEN SISTEM BUDIDAYA IKAN KOI (Cyprinus carpio) SERTA SOSIALISASI KONSERVASI PENYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT PESISIR

(1) * Rosevelt Cerdas Lase Mail (Universitas Nias, Indonesia)
(2) Angel Oktavia Telaumbanua Mail (Universitas Nias, Indonesia)
(3) Maria Cecilia Trisita Putri Laia Mail (Universitas Nias, Indonesia)
(4) Faqih Zuchrin Harefa Mail (Universitas Nias, Indonesia)
(5) Ifanema Berkat Gulo Mail (Universitas Nias, Indonesia)
(6) Dewi Nasa Leni Telaumbanua Mail (Universitas Nias, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Wilayah pesisir adalah Selain memiliki potensi sumber daya hayati dan ekonomi yang besar, wilayah pesisir menghadapi banyak tantangan dalam pengelolaannya. Pemanfaatan sumber daya pesisir yang tidak berdasarkan prinsip keberlanjutan dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, penurunan keanekaragaman hayati, dan penurunan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan. Pengabdian ini ditujukan kepada 15 masyarakat pesisir dan dilakukan di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, pada 25 Juni 2026. Metode Waterfall diterapkan pada program melalui tahapan ceramah dan implementasi, Setelah pelatihan tentang manajemen budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan konservasi penyu, praktik, pendampingan, pengawasan, dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta dan efektivitas program. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka melibatkan 15 masyarakat pesisir melalui pelatihan, praktik, ceramah, dan pendampingan tentang konservasi penyu dan ikan koi (Cyprinus carpio). Pemijahan, menjaga kolam, menanam cacing sutra, dan bersosialisasidan pelepasliaran tukik untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu, Desa Binaka, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan meningkatkan kesadaran akan konservasi penyu. Peserta memperoleh pemahaman tentang praktik budidaya ikan koi yang baik melalui ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Ini membantu mereka mempertimbangkan budidaya ikan koi sebagai sumber pendapatan alternatif dan mendukung pengelolaan sumber daya petani.


Keywords


Budidaya ikan koi, Cyprinus carpio, Konservasi penyu, Masyarakat pesisir. Pemberdayaan masyarakat

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i8.2942-2952
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


AK, M. S. (2020). Efektivitas Diklat Pengendalian OPT TembakaumelaluiMetode Ceramah dan Praktek Langsung di Lapangan. 4(4).

Ariyanto, D. (2023). SISTEM PEMANTAU KUALITAS AIR KOLAM IKAN KOI BERBASIS IOT. 14(1), 19–26.

Atikah Nurhayati. (2020). Tanggung jawab masyarakat lokal pada konservasi penyu hijau (chelonia mydas) di pesisir selatan jawa barat. 5066. https://doi.org/10.22146/jfs.48147

Bhagawati, D. (2021). Penguatan Kapasitas Pembudidaya Ikan Binaan BBI Majenang Melalui Pelatihan Pemijahan Induksi pada Ikan nilem. 15(2), 111–134.

Damayanti, F. (2023). Upaya Perlindungan dan Pemeliharaan Telur Penyu di Yayasan Raksa Bintana, Pantai Batu Hiu, Pangandaran. 14(2), 198–204.

Darmawati. (2024). Penerapan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) Sistem Bioflok pada Kelompok Tani Mandiri Fish. 7(3), 634–643.

Falih, N. Z. (2025). Upaya Konservasi Penyu di Indonesia Sebagai Penyelamat Dari Ancaman Kepunahan. 27, 51–58.

Fauzan, A. L., & Effendi, I. (2023). SISTEM EVALUASI DAN MANAJEMEN PRODUKSI BENIH IKAN KOI ( Cyprinus carpio ) DI OMAH KOI FARM INDONESIA. 12(2).

Gatot, J., & Senayan, S. (2019). Pengaruh Kebijakan Pemerintah dan Peran Serta Masyarakat terhadap Kualitas Lingkungan Pesisir Benoa Badung Bali Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 10(2).

Husni, S., Sukardi, L., Yusuf, M., Nursan, M., Fria, A., & Fr, U. (2021). PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR BERBASIS MASYARAKAT DI DESA BATU NAMPAR SELATAN KEBUPATEN LOMBOK TIMUR. 1, 43–54.

Lembang, M. S. (2021). EFEKTIVITAS PEMANFAATAN SISTEM RESIRKULASI AKUAKULTUR (RAS) TERHADAP KUALITAS AIR DALAM BUDIDAYA IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus). 12(2), 105–112.

Lembang, M. S. (2022). Proses Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus carpio) Dengan Metode Pemijahan Semi Buatan Di Balai Periknan Budidaya Air Tawar (Bpbat) Mandiangin. 13(1), 1–7.

Lesmana, I. (2025). Refleksi atas Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Budidaya dan Pengolahan Ikan Lele Terintegrasi: Studi Kasus Intervensi Pascapandemi di Tanjung Rhu, Indonesia. 7(1), 33–45.

Maharani, W. (2025). PARTISIPASI MASYARAKAT NAGARI AMPING PARAK KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN PADA KONSERVASI PENYU AMPING PARAK. 10(September), 315–325.

Mahary, A. (2024). berikan saya jurnal pendukung tahun 2019-2026 yang bisa di akses.

Malawat, M. S., Wahyuni, D., & Suriono, H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan. 5(1), 1158–1162.

Masaniku, N. (2023). BUDIDAYA CACING SUTRA (Tubifex sp) PADA MEDIA BERBEDA DENGAN METODE SEMI CLOSED RESIRCULATION SYSTEM (SCRS). 6(1), 22–27.

Mutmainnah. (2025). EDUKASI LINGKUNGAN UNTUK KONSERVASI PENYU: KOLABORASI AKADEMISI DAN MASYARAKAT PESISIR TOBOLOLO, KOTA TERNATE. 3(2), 20–30. https://doi.org/10.33096/jamka.v3i2.621

Octaviani, S. (2023). PEMBUATAN INKUBATOR TUKIK UNTUK KONSERVASI PENYU PANTAI PANGUMBAHAN UJUNG GENTENG. 1(2), 964–970.

Sallu, S. (2024). Implementation of Waterfall Method in Model Development to Improve Learning Quality of Computer Network Courses. 25(December 2023), 496–513.

SitiMasyruroh. (2024). Pertumbuhan Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) Pada Sistem Budidaya Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Akuaponik. 8(4), 313–321.

Sukendar, W. (2024). PENGENALAN METODE BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AKUAPONIK MELALUI PELATIHANKELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN DI KELURAHAN PUTUSSIBAU KOTA. 08(03), 630–641.

Suryawan, I. W. K. (2023). Strategi Partisipatif Masyarakat dalam Mitigasi Dampak Alami dan Manusia terhadap Konservasi Penyu di Indonesia. 12(1), 88–100. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i1.41919

Syafitri, R. (2020). Pendampingan Metode Pembelajaran Storytelling dalam Program Konservasi Penyu Laut di SMA Negeri 1 Samatiga Aceh Barat. 2(1), 1–6.

Utomo, A. P. (2020). berikan saya jurnal pendukung tahun 2019-2026 yang bisa di akses. 9, 267–277.

Yuliany, E. H., Jakaria, M., Mukharomah, E., & Parwanti, S. (2023). Sustainable Development Goals (SDGs): Peningkatan Pengetahuan Siswa Sebagai Upaya Pelestarian Penyu. 12(2), 509–515.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.