(2) Riza Syofiani
(3) Firsta Ninda Rosadi
*corresponding author
AbstractBanjir bandang yang terjadi di Nagari Pauh Kamang Mudiak menyebabkan kerusakan pada lahan sawah, terutama pada aspek kesuburan tanah, sistem drainase, dan tata air, sehingga berdampak pada penurunan produktivitas padi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pemulihan produksi lahan padi melalui perbaikan kesuburan tanah, perbaikan sistem tata air, serta penerapan semi teknologi Sawah Pokok Murah pada Kelompok Arunika Tani Milenial. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi di lahan demplot, serta pendampingan petani secara partisipatif. Kegiatan yang dilakukan mencakup pembuatan dan aplikasi kompos berbahan sumber daya lokal, perbaikan drainase dan tata air sawah, pembuatan demplot sebagai media pembelajaran, serta penerapan budidaya padi berbasis semi teknologi Sawah Pokok Murah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kondisi lahan, khususnya pada peningkatan kesuburan tanah dan kesiapan lahan untuk budidaya padi. Demplot juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran bagi petani dalam memahami proses rehabilitasi lahan pascabanjir. Meskipun teknologi Sawah Pokok Murah belum diterapkan secara penuh, prinsip-prinsip utamanya telah diadaptasi melalui pemanfaatan bahan organik lokal dan pengelolaan lahan berkelanjutan. Kegiatan ini meningkatkan partisipasi dan pemahaman petani dalam upaya pemulihan produksi padi pascabencana. Keywordspadi, banjir bandang, kesuburan tanah.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Agegnehu, G., Srivastava, A. K., & Bird, M. I. (2017). The role of biochar and biochar-compost in improving soil quality and crop performance: A review. Applied Soil Ecology, 119, 156–170. https://doi.org/10.1016/j.apsoil.2017.06.008
Bouman, B. A. M., Lampayan, R. M., & Tuong, T. P. (2007). Water management in irrigated rice: Coping with water scarcityNo Title. Los Baños, Philippines: International Rice Research Institute (IRRI).
FAO. (2004). Proceedings of the FAO Rice Conference: Field water management for rice cultivation in rice systems.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Sundaralingam, S., & Matsui, K. (2025). Assessing the Impact of Past Flood on Rice Production in Batticaloa District , Sri Lanka. Geosciences, 15(6), 218. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/geosciences15060218
Syofiani, R., & Islami, S. (2021). Pengaruh Berbagai Dosis Kompok Kirinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Sifat Kimia Tanah dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Agrium, 18(1), 52–56.
Syofiani, R., & Putri, S. D. (2019). Pengembangan Potensi Gulma Kirinyuh dan Limbah Pertanian Sebagai Pupuk Organik Alternatif di Nagari Palaluar Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat. 16(1), 21–27.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download