(2) Nia Marlina Kurnia
(3) Mokhamad Mahroji
(4) Adi Setiadi
(5) Arif Hidayat
(6) Elis Nuraeni
(7) Namira Namira
*corresponding author
AbstractKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan obat yang aman melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan), Buang). Program ini dilaksanakan di Kelurahan Kilasah Kecamatan Kasemen Kota Serang Banten dengan melibatkan 30 ibu rumah tangga sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan edukatif menggunakan materi presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang cara mendapatkan obat dari sumber yang tepat, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan benar, dan membuang obat kadaluarsa secara aman. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pengelolaan obat di rumah tangga. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya dalam pengelolaan obat yang rasional dan bertanggung jawab
KeywordsDAGUSIBU, Rasional, Pengobatan sendiri, Pendidikan, Pengetahuan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aspadiah, V, et.al. 2025. Sosialisasi dan Edukasi DAGUSIBU (Dapat, Gunakan,Simpan,Buang) Obat Yang Tepat Di SMP Negeri 5 Kendari. Vol.2. No.5.h. 516-523. https://manggalajournal.org/index.php/BESIRU/article/view/1294
Ayalew, M. B. (2017). Self-medication practice in Ethiopia: A systematic review. Patient Preference and Adherence, 11, 401-413. https://doi.org/10.2147/PPA.S131496
Depkes RI. 2008. Materi pelatihan peningkatan pengetahuan dan keterampilan memilih obat bagi tenaga kesehatan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Departemen Kesehatan RI.
Gitawati, R. (2014). Pattern of household drug storage. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 9(1), 27-31. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i1.452
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Modul penggunaan obat rasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Modul dapatkan, gunakan, simpan, dan buang. Klaten: Tim Promkes Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro.
Kristina, S. A., Wiedyaningsih, C., Cahyadi, A., & Ridwan, B. U. (2018). A survey on medicine storage and disposal in Yogyakarta households, Indonesia. Asian Journal of Pharmacology and Toxicology, 6(16), 8-10. https://doi.org/10.22270/ajpct.v6i16.367
Kusturica, M. P., Tomas, A., & Sabo, A. (2017). Disposal of unused drugs: Knowledge and behavior among people around the world. Reviews of Environmental Contamination and Toxicology, 240, 71-104. https://doi.org/10.1007/398_2016_3
Mairani, F., Suryani, M., Sirait, C. E., & Sinaga, J. 2025. Edukasi DAGUSIBU obat yang baik dan benar. MEJUAJUA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDIMAS, 5(1), 186-192. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.248
Rahmawati, F., Rahma, A., & Ariani, M. 2015. The role of mother in household medication management in Indonesia: A qualitative study. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 5(3), 175-184. https://doi.org/10.22146/jmpf.286
Supardi, S., Susyanty, A. L., Raharni, R., Herman, M. J., & Yuniar, Y. (2019). Public knowledge on rational use of medicines based on Indonesian basic health research 2018. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 29(2), 165-176. https://doi.org/10.22435/mpk.v29i2.1158
WHO. (2020). Disposal of unused medicines: What you should know. Geneva: World Health Organization.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download