IMPLEMENTASI KULTUR GOTONG ROYONG PASCA BENCANA ALAM BANJIR DI KELURAHAN SAYUR MATINGGI TAPANULI SELATAN

(1) * Iskandar Safri Hasibuan Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Nasir Sah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Syahruddin Aritonang Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Mawaddah Saragih Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Resti Amanda Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(6) Nurhidayah Hasibuan Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Masyarakat Tapanuli bagian Selatan pada umumnya memegang teguh prinsip gotong royong untuk menyelesaikan satu masalah yang terjadi di Masyarakat, baik dalam bentuk non fisik terlebih lagi yang berbentuk fisik. Kultur tersebut juga dimiliki oleh Masyarakat Kelurahan Sayur Matinggi. Kultur yang sudah berurat berakar di hati Masyarakat merupakan warisan turun temurun. Bencana alam banjir di Kelurahan Sayur Matinggi sering terjadi setiap musin penghujan. Hal ini dikarenakan topograpi dari kelurahan Sayur Matinggi sangat dekat dengan salah satu Sungai yang terbesar di Tapanuli Selatan sekaligus di aliri oleh Sungai Aek Sijorni. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah membantu Masyarakat Kelurahan Sayur Matinggi yang terdampak dari meluapnya Sungai Aek Sijorni dan Sungai Aek Sayur Matinggi yang menyebabkan terendam dan masuknya lumpur ke rumah warga. Metode yang dilaksanakan terjun langsung ke rumah penduduk yang terdampak secara bergotong royong. Adapun hasil pengabdian Masyarakat terbantu dengan dilaksanakan gotong royong rumah yang pada awal bencana banjir tidak dapat ditempati menjadi bisa dihuni kembali

Keywords


Gotong Royong, Bencana Alam Banjir, Sayur Matinggi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1804-1806
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anggorowati, Putri. dan S. Sarmini, S. 2015. Pelaksanaan Gotong-Royong di Era Global (Studi Kasus di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan). Kajian Moral dan Kewarganegaraan, Vol. 1 No. 3.

Balitbang Kemendikbud 2017 Transformasi Budaya Gotong Royong Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan Dan Kebudayaan.

Bowen, Jhon R. 1986. On the Political Construction of Tradition: Gotong Royong in Indonesia. The Journal of Asian Studies, Vol. 5 No. 3.

Brata, Ida Bagus. 2016. Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa. Jurnal Bakti Saraswati. Vol. 5 No. 21.

Buchecker, M., Salvini, G., Baldassarre, G. Di, Semenzin, E., Maidl, E., & Marcomini, A. (2013). The role of risk perception in making flood risk management more effective. Natural Hazards and Earth System Sciences, vol. 13, 3013–3030.

Dewantara, A. (2018). Alangkah Hebatnya Negara Gotong Royong (indonesia Dalam Kacamata Soekarno).

Dinh, G. N., & McIntosh, B. S. (2019). An application of Integrated Water Resource Management principles to flood risk mitigation in Mossman, North Queensland, Australia. World Water Policy, 5

Effendi, T. N. 2013. Budaya Gotong-Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi, Vol. 2 No 1.

Grabs, W. (2015). Benchmarking flood risk reduction in the Elbe River. Journal of Flood Risk Management, Vol. 9 no. 4.

Hirabayashi, Y., Mahendran, R., Koirala, S., Konoshima, L., Yamazaki, D., Watanabe, S., Kim, H., & Kanae, S. (2013). Global flood risk under climate change. Nature Climate Change, Vol 3 No. 9.

Nelly Marhayati, 2021. Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional. Jurnal Pemikiran Sosiologi. Vol. 8 No. 1

Rolitia, Meta, Yani Achdiani & Wahyu E. 2016. Nilai Gotong Royong Untuk Memperkuat Solidaritas Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Naga. Sosietas, Vol. 6 No. 1.

Subagyo. 2012. Pengembangan nilai dan tradisi gotong royong dalam bingkai konservasi nilai budaya. Indonesian Journal Of Concervation. Vol. 1 No 1.

Tiffany Shahnaz Rusli, dkk, 2022. Pengantar Metodologi Pengabdian Masyarakat, Pidie, Yayasan Penerbit Muhammad Zaini

Veybi Djoharam, Widiatmaka, Marimin, Dyah R. Panuju, S. D. Tarigan. 2022. Model Pengelolaan Banjir: Systematic Review dan Arahan untuk Masa Depan. Jurnal Ilmu Lingkungan. Vol. 20 No. 3


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.