PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCABENCANA MELALUI INTEGRASI AGROEKOLOGI, SOCIALPRENEUR DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL DI DESA HUTAGODANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN

(1) * Darmadi Erwin Harahap Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Muhammad Darwis Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Abdul Rahman Suleman Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Nor Mita Ika Saputri Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Suyanto Suyanto Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(6) Dharma Gyta Sari Harahap Mail (Musamus Merauke, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui integrasi pendekatan agroekologi, socialpreneur, dan dukungan psikososial di Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh dampak bencana banjir yang mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, penurunan pendapatan masyarakat, serta munculnya gangguan psikologis, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, implementasi kegiatan, serta evaluasi berbasis indikator sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi agroekologi melalui pengolahan tanah, pembuatan bedengan, dan aplikasi bahan organik mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan produktivitas awal lahan. Program socialpreneur melalui pelatihan pengolahan produk pangan lokal, seperti risol dan produk sejenis, berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan masyarakat serta membuka peluang usaha baru dengan potensi peningkatan pendapatan. Sementara itu, kegiatan dukungan psikososial melalui trauma healing berbasis permainan edukatif, seperti mendongeng, bermain lego, dan permainan interaktif, terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan interaksi sosial, serta memperbaiki kondisi emosional anak-anak pascabencana. Secara keseluruhan, integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan dampak yang signifikan terhadap pemulihan masyarakat secara holistik, mencakup aspek ekologis, ekonomi, dan psikososial. Program ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi dan keberlanjutan mampu meningkatkan kapasitas adaptif dan resiliensi masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana. Oleh karena itu, model yang dihasilkan memiliki potensi untuk direplikasi sebagai strategi pemulihan masyarakat berbasis komunitas di wilayah terdampak bencana lainnya

Keywords


Pemberdayaan Masyarakat, Agroekologi, Socialpreneur, Psikososial, Bencana Alam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i6.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Altieri, M. A., Nicholls, C. I., Henao, A., & Lana, M. A. (2015). Agroecology and the design of climate change-resilient farming systems. Agronomy for Sustainable Development, 35(3), 869–890. https://doi.org/10.1007/s13593-015-0285-2

Arief Fahmi Lubis. (2024). Natural Disaster Management and Post-Disaster Rehabilitation: Synergy of Government, Community and Non-Governmental Organizations (Location in Pangandaran, West Java). Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS), 1(1), 113–126. https://journal.ppipbr.com/index.php/pengamas/index

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Risiko bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. https://bnpb.go.id/berita/inisiasi-untuk-memperkuat-ketahanan-indonesia-dari-ancaman-bencana-1

Ben Hassen, T., Allahyari, M. S., El Bilali, H., & Berjan, S. (2025). Transforming food systems: Vulnerabilities and resilience in the face of climate change. In Reference Module in Food Science. Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-443-15976-3.00033-7

Chavez-Miguel, G., Hämmerle, J., González, A., Canetti, C., & Bonatti, M. (2024). Local food system resilience in the context of shocks and crises: Vulnerabilities and responses of agroecology-based farmers. Agroecology and Sustainable Food Systems, 6, 876–897. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/21683565.2024.2341987

FAO. (2018). The impact of disasters on agriculture and food security. FAO.

Fergina, A., & Iskandar, A. (2024). Pendampingan Psikososial Dan Trauma Healing. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Nusa, 4(2), 182–188.

Hakim, A. L., Hadiono, A., Mulyani, I., Jumanah, Sanjaya, N., & Destiana. (2022). Post-Disaster Economic Recovery for Coastal Communities in Pandeglang Regency. Journal of Public Administration Science ASIAN (Association of Public Administration Scientists), 10(1), 367–373.

Harahap, D. E. (2025). Sistem Sanitasi Darurat dan Distribusi Air Bersih Melalui Pendekatan Community Based Disaster Risk Reduction (CBDRR) Pada Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Desa Hutagodang dan Desa Batuhula, Tapanuli SelatanPada Selatan. Koran Mimbar Umum.

Hauser, M. (2024). Agroecology: Can it inform disaster risk management in fragile settings? Outlook on Agriculture, 52(3). https://doi.org/https://doi.org/10.1177/00307270231197700

Hijri, Y. S., Sulistyono, S. W., Kurniawan, W., & Salam, A. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Petani Pasca Bencana Berbasis Inovasi Sosial Melalui Sociopreneur di Desa Supiturang Kabupaten Lumajang. Abdimas Indonesian Journal, 4(2), 895–904. https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.553

Hobfoll, S. E., Watson, P., Bell, C. C., Bryant, R. A., Brymer, M. J., Friedman, M. J., Friedman, M., Gersons, B. P. R., de Jong, J. T. V. ., Layne, C. M., Maguen, S., Neria, Y., Norwood, A. E., Pynoos, R. S., Reissman, D., Ruzek, J. I., Shalev, A. Y., Solomon, Z., Steinberg, A. M., & Ursano, R. J. (2007). Five Essential Elements of Immediate and Mid–Term Mass Trauma Intervention: Empirical Evidence. Psychiatry: Interpersonal and Biological Processes, 70(4), 283–315. https://doi.org/10.1521/psyc.2007.70.4.283

Putra, A. R., & Rahmat, H. K. (2025). Kegiatan trauma healing dan psikososial pascabencana gempabumi di Cianjur. Journal of Current Research in Humanities, Social Sciences, and Business (HSSB, 1(1), 22–31. https://ejournal.hakhara-institute.com/HSSB/article/view/54%0Ahttps://ejournal.hakhara-institute.com/HSSB/article/download/54/29

Qadriina, H. I., Herdiansyah, H., & Aryo, B. (2025). Does social capital play an important role in disaster recovery? Journal of Population and Social Studies, 4(33), 432–451. https://doi.org/https://so03.tci-thaijo.org/index.php/jpss/article/view/273487

Raharjo, A. P., Amalia, A. H., Aulia, S. Z., Prabaningtyas, F. D., Evitananda, S., & Putri, I. N. (2024). Effectiveness of community-based psychosocial crisis intervention in disaster survivors. Buletin Psikologi. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.94751

Rahmatiana, R., Daryanto, E., Nasution, I. H., Hartono, D., & Yuwono, I. (2025). Strengthening sustainable agricultural innovation to support food sovereignty. Jurnal Lemhannas RI, 2(13), 216–230. https://doi.org/https://doi.org/10.55960/jlri.v13i2.1243

Rambe, A. M., Sumadi, T., & Meilani, R. S. M. (2021). Peranan Storytelling dalam Pengembangan Kemampuan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2134–2145. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1121

Ratnasari, E. M. (2020). The Influence of Picture Book to the Storytelling skill of Preschool Children. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 9(1), 8–12. https://doi.org/10.15294/ijeces.v9i1.37805

Selatan, D. L. H. K. T. (2023). Laporan Kondisi Lingkungan di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2023.

Stroparo, T. R., & Floriani, N. (2024). Agroecology and sustainable development: Resilience of agro-food systems. Revista Engenharia Na Agricultura, 32, 27–36. https://doi.org/https://doi.org/10.13083/reveng.v32i1.17546

Sutikno, A. Y. C., & Rahmat, H. K. (2024). Community-based trauma healing for psychosocial recovery after disasters. Journal of Current Research in Humanities, Social Sciences, and Business. https://doi.org/https://doi.org/10.71383/82zstp22

Utami, I. D., Anshori, N., Saptaningtyas, H., & Astuti, S. P. (2025). A food resilience model integrating local wisdom and sociotechnical dynamic systems: Case study flood-affected communities in the Bengawan solo area. Progress in Disaster Science, 26(December 2024), 100413. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2025.100413

WHO. (2019). Mental health in emergencies. Geneva. World Health Organization.

Wisner B, Blaikie P, Cannon T, D. I. (2003). At Risk: Natural Hazards, People’s Vulnerability and Disasters. London. Routledge.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.