(2) Sudin Yamani
(3) Muhdar Muba
*corresponding author
AbstractTransformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh pengetahuan ekonomi, termasuk pengetahuan tentang transaksi halal, etika usaha, dan layanan keuangan syariah. Di sisi lain, media sosial yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari belum selalu dimanfaatkan sebagai ruang edukasi ekonomi Islam yang terarah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun literasi ekonomi Islam melalui ruang media sosial digital dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas di Kota Ternate. Program dilaksanakan pada November 2025 dengan melibatkan mahasiswa, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan, sosialisasi materi dasar ekonomi Islam, workshop produksi konten digital, praktik lapangan di Pasar Tradisional Bahari Berkesan, serta pendampingan publikasi konten. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar ekonomi Islam, khususnya kejujuran, keadilan, transparansi, serta larangan riba, gharar, dan maysir. Peserta juga mampu menghasilkan konten berupa foto, video pendek, caption edukatif, dan infografis yang lebih kontekstual dengan realitas ekonomi lokal. Selain itu, terbentuk ruang belajar digital berbasis komunitas yang mendukung keberlanjutan diseminasi literasi ekonomi Islam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan partisipatif dan media sosial digital efektif untuk memperluas jangkauan edukasi ekonomi Islam secara relevan, praktis, dan berkelanjutan. KeywordsLiterasi Ekonomi Islam, Media Sosial, Partisipatif, Komunitas, Kota Ternate
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i5.2072-2078 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.
Bank Indonesia. (2024, September 13). Tiga inovasi digital akselerasi pengembangan ekonomi syariah di wilayah Jawa. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2025, August 9). Bank Indonesia inisiasi pengembangan talenta digital untuk tingkatkan literasi keuangan. Jakarta: Bank Indonesia.
Firdausi, M. R. A., & Kasri, R. A. (2022). Islamic financial literacy amongst Muslim students in Indonesia: A multidimensional approach. Al-Muzara'ah, 77-94. https://doi.org/10.29244/jam.specialissue2022.77-94
Hughes, H. E., Wolf, R., & Foth, M. (2017). Informed digital learning through social living labs as participatory methodology: The case of Food Rescue Townsville. Information and Learning Sciences, 118(9/10), 518-534. https://doi.org/10.1108/ILS-05-2017-0041
Ladamay, A. Z. F., Supriyanto, T., & Nugraheni, S. (2021). Pengaruh media sosial, literasi keuangan, risiko, imbal hasil, dan religiusitas terhadap minat berinvestasi sukuk generasi Z di Jakarta. Islamic Economics Journal, 7(2). https://doi.org/10.21111/iej.v7i2.6552
Lutfi, L., & Prihatiningrum, V. (2023). Social media, Islamic financial literacy, and Islamic banking product ownership: A moderating model. El Dinar: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 11(1), 35-57. https://doi.org/10.18860/ed.v11i1.17803
Otoritas Jasa Keuangan. (2025, March 25). Komitmen OJK meningkatkan inklusi keuangan syariah, gelar puncak GERAK Syariah 2025. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan, & Badan Pusat Statistik. (2025, May 2). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025. Jakarta: OJK dan BPS.
Suhasti, W., Muhamad, M., Penggalih, R., Handayani, L. F., & Nugroho, A. P. (2022). The influence of Islamic financial literacy on the use of digital financial services in Yogyakarta. KnE Social Sciences, 50-55. https://doi.org/10.18502/kss.v7i10.11343
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download