INISIASI SEKOLAH SEHAT BEBAS GIGI BERLUBANG DI SMPN 9 SEMARANG

(1) * Rizki Amalina Mail (Universitas Islam Sultan Agung, Indonesia)
(2) Isa Muchaeroni Mail (Universitas Islam Sultan Agung, Indonesia)
(3) Syifa Yudha Ardiningrum Mail (Universitas Islam Sultan Agung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kebiasaan jajan makanan ringan di sekolah, dapat beresiko terhadap kesehatan. Makanan manis seperti gula, permen, cokelat, maupun minuman manis merupakan salah satu faktor risiko dari karies gigi. Strategi untuk mencegah perkembangan karies telah diformulasikan dengan cara menekan faktor penyebab, diantaranya yaitu menekan jumlah bakteri dan kontrol kandungan gula makanan. Strategi tersebut dikemas salah satunya dalam bentuk edukasi kesehatan gigi. Edukasi jajanan sehat dan bergizi yang diperoleh dari sekolah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan berdampak pada pola konsumsi yang lebih baik. Dengan meminimalisir penyakit karies, maka siswa dapat belajar dengan nyaman tanpa rasa sakit dan kualitas hidup menjadi meningkat. Aktivitas pembatasan penjualan makanan manis dan implementasi kegiatan promosi kesehatan di sekolah, dapat menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan untuk kesehatan rongga mulut. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai karies gigi dan inisiasi sekolah sehat bebas gigi berlubang. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan FGD pada pembuat kebijakan, guru, karyawan, dan pengelola kantin, sekolah serta sosialisasi dengan menggunakan media poster pencegahan gigi berlubang di kantin dan koperasi sekolah. Hasilnya yaitu terdapat peningkatan pengetahuan mengenai karies gigi dan rekomendasi untuk sekolah agar dapat tercipta lingkungan sekolah yang sehat tanpa gigi berlubang. Dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai sekolah sehat bebas gigi berlubang diperlukan berbagai macam pendekatan pada seluruh sivitas sekolah, diantaranya terhadap siswa, guru, karyawan, dan pengelola kantin sekolah

Keywords


karies gigi, sekolah tanpa gigi berlubang, jajanan sehat

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i5.1912-1917
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amalina, Rizki, Recita Indraswary, and Istiqomah. 2023. “Upaya Pencegahan Malnutrisi Anak Melalui Video Edukasi Pengelolaan Karies Gigi.” Dentmas Journal 1 (2): 72–76. http://dx.doi.org/10.30659/dentmas.1.2.72-76.

Amalina, Rizki, Sri Angky Soekanto, Harun Asyiq Gunawan, and Muhamad Sahlan. 2017. “Analysis of CPP-ACP Complex in Combination with Propolis to Remineralize Enamel". Journal of International Dental and Medical Research 10 (Special issue): 814–19.

Anttonen, Vuokko, Liisa Seppa, Ahti Niihima, and Hannu Hausen. 2011. “Dietary and Oral Hygiene in Secondary School Pupils.” International Journal of Paediatric Dentistry 21 (2): 81–88.

Arnetty, Warman Anses, Ifitri Ika. 2025. Pedoman Pencegahan Karies Anak Sekolah Menuju Generasi Tanpa karies. Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta

Dedy Kasingku, Juwinner. 2023. “Peran Makanan Sehat Dalam Meningkatkan Kesehatan Fisik Dan Kerohanian Pelajar.” Jurnal Pendidikan Mandala 8 (3): 853–59. http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/index.

Fernanda, M.R., D. 2022. "Penyuluhan Kesehatan Mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta Kesehatan Gigi dan Mulut di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Rawa Mekar Jaya." Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1(1).

John, J. 2017. Textbook of Preventive and Community Dentistry. Public Health Dentistry. 3rd Edition. Edited by mahesh verma. New Delhi: CBS Publishers & Distributors Pvt Ltd New.

Khofid M et.al. 2024. Dasar-Dasar Kedokteran Gigi Preventif. Eureka Media Aksara.

Maharani, Sephia, and dkk. 2023. “Makanan Manis Sebagai Faktor Risiko Karies Gigi Pada Anak Di Sd Negeri Buni Bakti 04.” Jurnal Kesehatan Tambusai 4 (3): 1852–59

.

Mansur, E. K. M. 2020. "Primary Prevention of Dental Caries: An Overview". Internasional Journal of Clinical Preventive Dentistry, 16(4), pp. 143–148.

Millah, Izzatu, Putri Handayani, and Erna Veronika. 2025. “Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Di Pondok Pesantren Baitul Quran Al-Ikhwan.” Jurnal Abdimas Bina Bangsa 6 (1): 298–305.

Nery, Newillames Gonçalves, Lidia Moraes Ribeiro Jordão, and Maria do Carmo Matias Freire. 2019. “School Environment and Oral Health Promotion: The National Survey of School Health (PeNSE).” Revista de Saude Publica 53:1–13. https://doi.org/10.11606/S1518-8787.2019053001376.

Qomariyah, Ani, and Hanim Istatik. 2023. “Edukasi Analisis Kesehatan Tentang Keamanan Makanan Ringan Dan Minuman Kemasan Pada Santri Pondok Pesantren Queen Al Ishlah Banyuwangi.” Aksiologiya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 7 (3): 310–18.

Shaharani, Y., & Setiaji, B. 2018. "Influence of Dental Health Against Knowledge and Attitude of Elementary School Students on Dental Caries in the Sunter Jaya Jakarta Utara." Journal of Ultimate Public Health, 2(1), 69–80.

Soekanto, Sri Angky, Endang W Bachtiar, Pramodanti Jiwanakusuma, Zahara Gladea, and Muhamad Sahlan. 2018. “The Effect of Propolis Honey Candy on Streptococcus Mutans Prevalence in Caries and Caries-Free Subjects.” In AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/10.1063/1.5023952 ?


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.