(2) Selamat Riadi
(3) * Rahmiati Rahmiati
(4) Nisfa Hanim
*corresponding author
AbstractDesa Sei Tuan merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir dengan mayoritas masyarakat hidup dengan mata pencaharian sebagai nelayan. Aktivitas penangkapan ikan sering menghasilkan ikan sampah (ikan – ikan kecil) yang bernilai ekonomi rendah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kontribusi ekonomi sektor perikanan terhadap pendapatan keluarga, khususnya bagi perempuan nelayan. Program PELARI (Perempuan Nelayan Mandiri) merupakan program pemberdayaan yang ditujukan kepada istri nelayan sebagai bagian dari kelompok perempuan pesisir yang memiliki peran penting dalam mendukung dan memperkuat ekonomi rumah tangga nelayan. Kegiatan ini melibatkan 30 orang peserta dengan rentang waktu kegiatan selama 6 bulan yang mencakup tahap sosialisasi, pelatihan pengolahan ikan sampah menjadi produk bernilai jual (nugget, bakso dan abon ikan), pelatihan manajemen usaha, pengemasan, serta strategi pemasaran dan tahap evaluasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan sampah menjadi produk kreatif, tumbuhnya motivasi berwirausaha, serta terbentuknya kelompok usaha perempuan nelayan yang lebih terstruktur. Program ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomis ikan sampah, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah perikanan dan penguatan peran perempuan dalam ekonomi keluarga di Desa Sei Tuan
KeywordsDesa Sei Tuan, nelayan, ikan sampah, ekonomi kreatif
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.3862-3866 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2024). Gender in fisheries and aquaculture. FAO.
Kusnadi. (2003). Akar kemiskinan nelayan. LKiS.
Wahyuni. (2019). Sistem Pengetahuan Masyarakat Nelayan Pesisir Pula Kasu Kecamatan Belakang Padang Kota Batam, Jurnal Masyarakat Maritim 3(2) PP 50-64.
Widaningsih, N., Zuraida, A., Erlina, S., & Abdurrahim. (2024). Pemberdayaan perempuan di kawasan rawa melalui implementasi teknologi pengolahan ikan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Yusnita T, Didik E & Elzer B. (2015) Peranan Opinion Leader Dalam Kelompok nelayan Pesisir,Jurnal Komunikasi Pembangunan,14(1). Hlm 160
Yusra, A., Mardiah, A., & Wulandari, V. (2023). Pemberdayaan wanita nelayan melalui diversifikasi pengolahan produk perikanan. Jurnal Implementasi Riset.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download