(2) Esar Al Kausar
(3) Husna Maulida
(4) Dasrina Dasrina
*corresponding author
AbstractGerakan 1.000 HPK sejalan dengan upaya global dalam penanganan masalah gizi melalui program Scaling-up Nutrition Movement untuk menurunkan masalah gizi, dengan fokus 1000 hari pertama kehidupan (270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari kelahiran sampai 2 tahun). Pentingnya peengetahuan ibu tentang makanan bergizi mulai dari perencanaan kehamilan sampai 1.000 HPK untuk mencegah terjadinya gizi buruk pada balita. data UPTD Puskesmas Blang Mangat tahun 2024 terdapat 66 anak yang mengalami stunting, sedangkan anak yang mengalami wasting sebanyak 110 kasus dan anak yang mengalami Underweight sebanyak 200 kasus. Sedangkan di Puskesmas Blang Cut terdapat 78 kasus stunting dengan 41 wasting dan yang underweight sebanyak 89 kasus. Tujuan dari kegiatan ini mampu memberikan Pemberdayaan perempuan akan dilakukan dengan bekerja sama dengan dibantu oleh kader desa untuk penanganan gizi buruk. Metode pengabdian masyarakat ini dengan pemberian edukasi atau penyuluhan, pelatihan, pemberdayaan masyarakat, observasi, dan dokumentasi, dengan tatap muka melibatkan 20 peserta. Program mencakup sosialisasi, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi pre test dan post-test. Hasil setelah diadakan penyuluhan, terdapat kenaikan pemahaman peserta yang cukup signifikan. Hal ini terbukti dari nilai post test yang didapat peserta. Sebanyak 87% bisa menjawab pertanyaan post test dengan benar. KeywordsPencegahan; Penanganan; Gizi Buruk; Gizi Kurang; 1.000 HPK
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v8i12.4951-4959 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
BKKBN. (2022). Window of Opportunity dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). https://www.orangtuahebat.id/window-of-opportunity-dalam-1000-hari-pertama-kehidupan-hpk/.
Choliq, I., Nasrullah, D., Kesehatan, F. I., & Surabaya, U. M. (2020). Pencegahan stunting di Medokan Semampir Surabaya melalui modifikasi makanan pada anak. HMN, 1(1). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/HMN
Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. (2024). Laporan Atatus Gizi Tahun 2024. Dinkes Kota Lhokseumawe.
Endang Umbu Sasa, M. S. (2024). GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT TAHUN 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 210-221
Kompas TV. (2019). Gizi Buruk di Aceh. (Internet). Tersedia dalam: .
Hartini DA. (2023). Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan. Bandung : CV Media Sains Indonesia.
Priyatna dan Asnol. (2018). 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Jakarta: PT. Gramedia.
Puskesmas Banda Sakti. (2024). Data Status Gizi Balita.
Septikasari M. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor Yang Mempengaruhinya. UNY Pres. Cilacap.
Setiawati, S., Yani, E. R., & Rachmawati, M. (2020). Hubungan status gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan balita 1-3 tahun. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(1), 88–95. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i1.1903.
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam Angka Tahun 2023. Jakarta : Kemenkes
Suhaimi, Ahmad. (2019). Pangan, Gizi dan Kesehatan. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Sutrisna, Husna Maulida, Esar Alkautsar. (2023). efektifitas pengembangan budaya pola makan dengan pemberian produk daun kelor melalui fortifikasi dalam penanganan balita stunting. Jurnal Kesehatan Tambusai. Volume 4 Nomor 4 Desember 2023. https://journal.universitaspahlawan. ac.id/index.php/jkt/article/view/2210 4.
Sutrisna, E., et al. (2023). The Effectiveness of Giving Moringa Leaves to Increase the Weight of Toddlers. Jurnal Kebidanan Malahayati (JKM), Vol.9 No.3. Url: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/10945
.
Unicef. (2023). Mengatasi tiga beban malnutrisi di Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download