(2) Adiratna Sekar Siwi
(3) Amelia Andini
*corresponding author
AbstractStroke merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama pada kelompok risiko dengan kondisi seperti hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia. Salah satu upaya pencegahan stroke adalah perbaikan pola makan melalui edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi pola makan sehat dalam meningkatkan indikator kesehatan, pengetahuan, dan kepatuhan pola makan pada kelompok risiko. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis masyarakat dengan desain pretest-posttest yang melibatkan 15 peserta. Skrining kesehatan dan evaluasi pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 177 mmHg menjadi 145 mmHg dan diastolik dari 108 mmHg menjadi 94 mmHg. Rata-rata kadar gula darah menurun dari 286 mg/dl menjadi 224 mg/dl, sedangkan kadar kolesterol turun dari 209 mg/dl menjadi 170 mg/dl. Skor pengetahuan meningkat dengan nilai rata-rata dari 15 menjadi 19, dan seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan tinggi setelah edukasi. Pemantauan kepatuhan menunjukkan 54% peserta memiliki tingkat kepatuhan tinggi dan 46% kepatuhan sedang. Kesimpulannya, edukasi pola makan sehat berkontribusi terhadap perbaikan parameter kesehatan, peningkatan pengetahuan, dan pemenuhan pola makan sebagai upaya pencegahan stroke pada kelompok risiko. Keywordspola makan sehat, pencegahan stroke, kelompok risiko, edukasi kesehatan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1423-1430 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdullah, M. R., Kasim, V. N., Abbas, J. N. I., Yusuf, Z., & Patuti, A. (2025). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stroke Muhammad. Jambura Axon Journal, 2(1), 27–36. https://doi.org/https://doi.org/10.37905/axon.v2i1.29545
Cahyani, N., Hasriana, & Anisa, N. R. (2020). Pengaruh pola makan dan hipertensi terhadap kejadian penyakit stroke di rumah sakit khusus daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 117–123. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/319
Fajri, U. N. (2024). Faktor determinan penyakit tidak menular (hipertensi dan diabetes melitus) pada usia produktif di Kabupaten Banjarnegara. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(3), 615–633. https://doi.org/10.22487/preventif.v14i3.1007
Halijah, Rimba, Radne, I., Kurniawan, Y. F., Azka, Arlina, Sarumi, Rasniah, Thayeb, A. M. D., Rantisari, Erda, Roza, Badri, I. A., Palin, Yona, Violita, Fajrin, Saing, Fatmawati, M., Alba, Afif, D., Iriyani, Elfrida, Astutik, Linda Puji, & Putri, Y. D. (2023). Ilmu promosi kesehatan (Vol. 1).
Kartini, Supyati, Ningsih, N. S., Wahyuni, A., Kencanawati, D. A. P. M., Islamarida, R., Nur, N. H., Lisna, Darsono, K., Herman, P. W., Firmansyah, M., Nurfitriani, Wulandari, A. D., Susilawati, S., & Asmadi. (2023). Promosi kesehatan masyarakat (M. Firmansyah, S. Sri, & I. M. Afrini, Eds.; 1st ed.). Eureka Media Aksara.
Moonti, M. A., Sutandi, Andi Fitriani, & Fitiriani, N. D. (2023). Hubungan Life Style Dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa Di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2023. National Nursing Conference, 1(2), 55–68. https://doi.org/https://doi.org/10.34305/nnc.v1i2.860
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. https://dinkes.banjarnegarakab.go.id/wp-content/uploads/2024/04/Profil-Kesehatan-2023_rev01_FINAL.pdf
Rachmawati, D., Marshela, C., & Sunarno, I. (2022). Perbedaan faktor risiko penyebab stroke pada lansia dan remaja. Bali Medika Jurnal, 9(3), 207–221. https://doi.org/10.36376/bmj.v9i3.281
Setiawan, G., & Halim, C. M. (2022). Pengaruh asam lemak omega-3 terhadap penyakit kardiovaskular. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 49(3), 160–163. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/JKKI.Vol49.Iss3.art6
Syauqy, A., Wiragapa, L. R., Soekatri, M. Y. E., Ernawati, F., Nissa, C., & Dieny, F. F. (2023). Hubungan antara pola makan dan kondisi penyerta dengan prevalensi strok pada usia dewasa di Indonesia: Analisis data Riskesdas 2018. Gizi Indonesia, 46(1), 121–132. https://doi.org/10.36457/gizindo.v46i1.785
Tamburian, A. G., Ratag, B. T., & Nelwan, J. E. (2020). Hubungan antara hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia dengan kejadian stroke iskemik. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(1), 27–33. https://doi.org/10.35905/jphcm.v1i1.796
Utomo, T. Y. (2022). Karakteristik faktor risiko stroke hemoragik dan stroke non hemoragik di RSUD Kota Bekasi. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9). http://repository.uki.ac.id/9114/
World Health Organization. (2020). Health promotion glossary. https://doi.org/10.4324/9781315066547
World Health Organization. (2023, March 16). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
World Stroke Organization. (2022). Global Stroke Fact Sheet 2022 https://www.world-stroke.org/assets/downloads/WSO_Global_Stroke_Fact_Sheet.pdf
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download