PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI PENYAKIT ISPA DAN PNEUMONIA DI DESA MUHAJIRIN

(1) Jelly Permatasari Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(2) * M. Khautal Abqori Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(3) Junuta Anggi Rahmawati Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(4) Umi Atiqah Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(5) Yohana Magdalena Arifani Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(6) Dea Yulita Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(7) Regyna Yulia Putri Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
(8) Dea Yolandari Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan Pneumonia merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi di wilayah pedesaan. Berdasarkan data kesehatan di Desa Muhajirin, kedua penyakit tersebut termasuk kasus tertinggi sehingga diperlukan upaya edukasi sebagai langkah promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ISPA dan pneumonia melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan ceramah dan diskusi interaktif, disertai pengisian kuisioner sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 42 masyarakat Dusun Suko Rame, Desa Muhajirin. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan baik sebesar 19,0%, cukup 31,0%, dan kurang 50,0%. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 69,0%, kategori cukup 26,2%, dan kategori kurang menurun menjadi 4,8%. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ISPA dan pneumonia. Kegiatan edukasi yang berkelanjutan direkomendasikan sebagai strategi pencegahan penyakit di tingkat komunitas.


Keywords


ISPA, Pneumonia, Penyuluhan Kesehatan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1408-1413
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aulia, N., & Suhada, H. (2023). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Edukasi Dalam Pencegahan ISPA Di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 3(1), 68–75.

Manurung, P. N., Permatasari, J., & Meirista, I. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manap Jambi Menggunakan Metoda Gyssens. Jurnal Impresi Indonesia, 1(7), 786–790. https://doi.org/10.36418/jii.v1i7.213

Pakpahan, M., Sampepadang, M., Manurung, E. I., Eka, N. G. A., Ingrit, B. L., Meer, M. V., & Theresia. (2024). Edukasi Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (Ispa) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Sdit Assalam Curug. 7, 1–7.

Sabrina, N. A., Hasanah, Y. U., & Hafifah, M. (2024). Efektivitas Penggunaan Masker dalam Mencegah Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Atas di Lingkungan Sekolah. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(2), 36–44. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i2.1134

Sugiarto, Subakir, Yenni, M., Hapis, A. A., Sapurta, M. A., & Rindiani. (2024). Peningkatan pengetahuan pencegahan infeksi saluran pernafasan akut ( ISPA ) pada Masyarakat di Desa Air Hangat. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 6(1), 8–13. https://doi.org/10.30644/jphi.v6i1.857

Thomas, Asmawati, & Rahmi, A. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap Ibu dan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang Tahun 2025. Applicare Journal, 3(1), 341–354. https://doi.org/10.37985/apj.v3i1.32


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.