(2) Muhammad Matdoan
(3) Ruslan Laisouw
*corresponding author
AbstractEkosistem laut adalah sistem kehidupan di lingkungan laut yang melibatkan interaksi antara organisme hidup (biotik) dan lingkungan fisik (abiotik) seperti suhu, salinitas, cahaya, dan arus laut. Ekosistem laut mencakup berbagai habitat mulai dari perairan dangkal hingga laut dalam dan memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan di bumi. Laut bahkan menghasilkan sekitar 50% oksigen di atmosfer melalui fotosintesis fitoplankton. Keanekaragaman hayati membuat ekosistem lebih produktif, stabil, dan tahan terhadap perubahan lingkungan. Ekosistem laut adalah bagian penting dari kehidupan di bumi yang harus dijaga. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, terhadap pentingnya pelestarian laut, kita dapat menjaga keberlanjutan ekosistem ini untuk generasi mendatang. Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati Laut memiliki beberapa fungsi yang sangat penting, diantaranya fungsi ekonomi, fungsi ekologi, fungsi social dan fungsi biologi. Ada juga memberikan ancaman bagi ekosistem dan keanekaragaman hayati laut seperti Overfishing, Pencemaran laut, Perubahan iklim, Pengasaman laut, dan Kerusakan habitat. Transformasi kimia di lautan karena penyerapan CO2 bisa menyebabkan penurunan air laut dan mengancam kehidupan biota seperti terumbu karang kerang (bilvalvia). Edukasi diharapkan dapat memberikan pemahaman kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem laut dan keanekaragaman hayati yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat. berisi pokok-pokok pengabdian, seperti tujuan, metode dan hasil pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan manfaat ekosistem dan keanekaragaman laut. Metode yang digunakan dengan menggunakan tahapan persiapan, tahapan edukasi dan sosialisasi, serta tahap edukasi lapangan. Berdasarkan pada kegiatan ini yang dilaksanakan di Pulau Sibu bersama masyarakat pesisir melakukan pengamatan di wilayah laut dan pesisirnya serta melihat dampak kerusakan yang akan terancam. Ekosistem laut dan keanekaragaman hayati laut merupakan komponen penting bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Ekosistem laut berperan dalam menjaga keseimbangan iklim, menyediakan oksigen, serta menjadi habitat jutaan organisme. Oleh karena itu, pengelolaan dan konservasi laut menjadi tanggung jawab bersama. KeywordsEdukasi, Ekosistem, Keanekaragaman Hayati, Laut, Berbasis Masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1317-1322 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Asuhadi, S. (2021). Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut: Studi Kasus Perairan Laut Wakatobi. JECE-Journal of Empowerment Community and Education, 1(3).’
Asy'ari, M. F., Zafira, G. H., Jawad, F., & Hidayat, R. A. (2023). Implementasi Blue Economy di Indonesia Melalui Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, And Food Security (Cti-Cff). Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 4(2), 80-90
Sasmito, S. D., Taillardat, P., Clendenning, J. N., Cameron, C., Friess, D. A., Murdiyarso, D., & Hutley, L. B. (2019). Effect of land?use and land?cover change on mangrove blue carbon: A systematic review. Global change biology, 25(12), 4291-4302
Sidik, F., Lawrence, A., Wagey, T., Zamzani, F., & Lovelock, C. E. (2023). Blue carbon: A new paradigm of mangrove conservation and management in Indonesia. Marine Policy, 147, 105388
Setiawan, A. (2022). Keanekaragaman hayati Indonesia: Masalah dan upaya konservasinya. Indonesian Journal of Conservation, 11(1), 13-21
Yanuar, F., Samadi, S., & Muzani, M. (2023). Penyerapan Blue Carbon di Ekosistem Mangrove Kepulauan Seribu, DKI Jakarta Berbasis Environment Equity. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10430-10437
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download