SOSIALISASI BUDIDAYA BAWANG PUTIH (Allium sativum) PADA DATARAN RENDAH DI DESA TANJUNG PERING

(1) * Susilawati Susilawati Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(2) M. Umar Harun Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(3) Marlina Marlina Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(4) Marieska Verawaty Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(5) Rofiqoh Purnama Ria Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(6) Yakup Yakup Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(7) Fitra Gustiar Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(8) Erna Siaga Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(9) Tri Putri Nur Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan budidaya bawang putih pada dataran rendah. Bawang putih merupakan tanaman satu famili dengan bawang merah yaitu Amaryllidaceae dan genus Allium, namun memiliki syarat tumbuh yang berbeda. Tanaman bawang putih tumbuh optimal di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 700 m dpl. Teknik budidaya yang telah dilakukan tim didapatkan bahwa bawang putih dapat tumbuh dan berproduksi di dataran rendah.  Oleh karena itu, melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan minat petani melakukan budidaya tanaman bawang putih. Sosialisasi ini sejalan dengan Program Unggulan Universitas Sriwijaya yaitu Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendampingan bagi masyarakat di lingkungan sekitar kampus, dan menambah wawasan bagi petani tentang budidaya bawang putih.  Salah desa yang berada disekitar kampus Universitas Sriwijaya Indralaya, dengan jarak ± 3 km adalah Desa Tanjung Pering, dimana sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani sayur seperti cabai, timun, terong, labu, kacang panjang, kangkung, kemangi dan jagung.  Metode pelaksanaannya berupa pendampingan cara teknik budidaya tanaman bawang putih dengan pembuatan demonstrasi plot. Setelah Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui pendampingan dan demonstrasi plot dapat menumbuhkan minat petani mencoba melakukan budidaya bawang putih. Hasil dari kegiatan ada peningkatan pemahaman petani mengenai teknik budidaya bawang putih dan kemampuan tumbuh bawang putih di dataran rendah. Simpulan kegiatan, masyarakat tertarik untuk mencoba melakukan budidaya tanaman bawang putih di Desa Tanjung Pering

Keywords


Budidaya, dataran rendah, sosialisasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1274-1280
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Badan Pusat Statistik Ogan Ilir, 2024. Kecamatan Indralaya Utara dalam Angka Tahun 2024. Penerbit BPS Kabupaten Ogan Ilir. Volume 13. 115 halaman. ISSN: 2987- 6141

Harinta, Y. W. 2018. Potensi Pengembangan Bawang Putih Sebagai Komoditas Unggulan di Kabupaten Karanganyar. A grisaintifika: Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian, 2(2), 123 130.

Kiloes, A. M., Sulistyaningrum, A., Khaririyatun, N., Mulyono, D., Prabawati, S., Syah, M. J. A., & Devy, N. F. (2024). Unravelling the provisioning system of a strategic food commodity to minimise import dependency: A study of garlic in Indonesia. Food Policy, 123, 102604. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2024.102604.

Marpaung, T.H dan U. Widiyantoto. 2025. Statistik Hortikultura 2024, Volume 6. Badan Pusat Statistik.

Masriany, M. 2023. Karakter Morfologi Dan Fisiologi Perkecambahan Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Pada Penyimpanan Suhu Rendah. Repositori UIN Alauddin Makassar.

Moulia, M. N. (2018). Antimikroba ekstrak bawang putih. Jurnal Pangan, 27(1), 55-66.

Nurmaini, S., R. Jaenudin., H. Hasyim., I. Bizzy., S.J. Priatna, Najmah dan S. Sudirman. 2025. Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya 2025. Percetakan Universitas Sriwijaya. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 89 halaman.

Obel, O., Resigia, E., & Jamsari, J. (2020). Uji Daya Adaptasi Beberapa Varietas Bawang putih (Allium sativum l.) di Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Agroekoteknologi, 12(2), 152-164. https://dx.doi.org/10.33512/jur.agroekotetek.v12i2

Refnaldo, R., Maiyastri, M., & Asdi, Y. (2018). Analisis ketahanan pangan provinsi Sumatera Barat dengan metode regresi data Panel. Jurnal Matematika UNAND, 7(4), 39-49

Sandrakirana, R., L. Fauzia., E.N. Alami., L. Aisyawati., D. Rahmawati., W. Handayati., I. Susanti dan Baswarsiati. 2018. Panduan Budidaya Bawang Putih. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur. Kementerian Pertanian.

Syahni, R. K. R. (2016). Respons Permintaan Pangan terhadap Pertambahan Penduduk di Sumatera Barat Response of Food Demand to Population Increase in West Sumatera. Jurnal Pembangunan Nagari, 1(2). https://doi.org/10.30559/jpn.v1i2

Susilawati., Lakitan, B., Ammar, M., Sulaiman, F., Sodikin, E., Harun, M. U., Herlinda, S., & Verawaty, M. (2024). Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanjung Pering dengan Memanfaatkan Batang Pisang sebagai Bahan Baku Pembuatan Kompos. Jurnal Abditani, 7(1),42-47. https://doi.org/10.31970/abditani.v7i1

Susilawati. 2017. Mengenal Tanaman Sayuran (Prospek dan Pengelompokkan). Penerbit Unsri Press. 114 halaman. ISBN: 979-587-964-2

Thakur, P. 2024. Garlic (Allium sativum L.): A review on bio-functionality and cultivation requirements. Journal of Agricultural Studies, 12(2), 56–68. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2024.05.039

Titisari, A., E. Setyorini., S. Sutriswanro., dan H. Suryantini. 2019. Kiat Sukses Budi Daya Bawang Putih. Penerbit Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. 104 halaman. ISBN: 978-602-322-039-7. Kementerian Pertanian


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.