(2) * Donny Arif Kurniawan
(3) Ibnu Aburizal Nashruddien MS
(4) Sri Wahjuni Latifah
(5) Uci Yuliati
*corresponding author
AbstractPeningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang teknik menjadi faktor penting dalam menghadapi tuntutan industri modern, khususnya sektor alat bongkar muat pelabuhan yang memerlukan keahlian teknis tinggi dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. SMK sebagai lembaga pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) melalui program PT BIMA Mengajar berupaya menjembatani kebutuhan tersebut dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis industri di SMKN 5 Surabaya. Program ini berfokus pada pemberian materi teknis mengenai penggunaan dan fungsi berbagai jenis tools mekanik yang mengacu pada standar industri internasional, serta penguatan pemahaman K3 sebagai fondasi budaya kerja aman. Selain transfer pengetahuan, kegiatan ini juga mencakup proses identifikasi dan seleksi siswa untuk program magang industri guna memberikan pengalaman kerja nyata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PT BIMA Mengajar berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi teknis, kesadaran keselamatan kerja, serta kesiapan industri siswa SMKN 5 Surabaya, sehingga mendukung terwujudnya sinergi link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri alat berat dan mekanik
KeywordsVocational Education, Industry Collaboration, Mechanical Engineering, Occupational Safety, Internship Program
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1372-1380 |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Angriani, R., Indrawan, I., Fransiska, A., & Naimah, S. (2025). Analisis program pendidikan vokasi dalam menghadapi tantangan industri. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi. https://doi.org/10.55606/jurimea.v5i1.870
Ayofe, A. N., & Ajetola, A. R. (2009). Exploration of the gap between computer science curriculum and industrial IT skills requirements.
Comparing labor market performance of vocational and general school graduates in Indonesia: Insights from stable and crisis conditions. (2024). Empirical Research in Vocational Education and Training, 16, Article 5. https://doi.org/10.1186/s40461-024-00160-6
Enhancing Safety Culture in Vocational Education: Insights from Industrial Workshops. (2025). Indonesian Journal on Learning and Advanced Education. https://doi.org/10.23917/ijolae.v6i2.23532
Fadhilah Dirayati, I., Fitria Purnomo, R., & Susanti, I. (2025). Pelatihan pemrograman dasar bagi siswa SMK dalam rangka mempersiapkan kompetensi di era industri 4.0. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5003
Hafidz, M. A., Burhan, N., Budiyanto, B., & Bahtiar, F. Z. (2025). Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan budaya industri di SMK. Manggali, 5(1), 112–120. https://doi.org/10.31331/manggali.v5i1.3725
Harjono, H., Farhanah, A. A., Susilaningsih, E., & Sumarti, S. S. (2025). Exploring work readiness key factors among industrial chemistry students in vocational high schools. Jurnal Kependidikan.
Important role SMK to optimally implement Technical and Vocational Education and Training (TVET). (2025). Paedagogia.
Kamil, I. K. A. H., Kasmira, & Purnamawati. (2025). Peningkatan kompetensi kejuruan melalui integrasi kurikulum industri di pendidikan vokasi: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan. https://doi.org/10.59562/progresif.v4i2.10404
Kemenperin. (2025). Transformasi pendidikan kejuruan sesuai kebutuhan dunia industri. Kementerian Perindustrian RI.
Li, V., Siniosoglou, I., & Sarigiannidis, P. (2025). Enhancing manufacturing training through VR simulations.
Prayitno, A. S. A., Ardjo, L. T., & Kuswanto, B. (2019). The virtual machinery workshop: An immersive 360 degree web-based vocational education learning.
Putranto, F. G. F., Natalia, C., & Pitriyani, N. K. D. (2024). Closing the gap between education and labor market requirement: Do vocational education matter? The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(3), 181–191. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.614
Rahayu, S., Meirawan, D., Ghinaya, Z., & Gandra, M. (2025). Assessing workplace readiness of vocational school students for Industry 5.0: A skills gap analysis. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil. https://doi.org/10.21831/jpts.v7i1.84543
Sandika, I. K. B., Slamet, S., & Usman, H. (2025). Partnership model of vocational education with the business sector in civil engineering expertise program of vocational secondary schools. Jurnal Pendidikan Vokasi. https://doi.org/10.21831/jpv.v7i3.9383
Sobari, M., Wahyudin, D., & Dewi, L. (2025). Keterlibatan industri dalam pengembangan kurikulum pada tingkat SMK. Jurnal Education and Development.
Sudarsono, B., Santosa, B., & Sofyan, H. (2023). Improving the competency of automotive vocational teachers with partnership-based training model (PBK). Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(3). https://doi.org/10.21009/jtp.v22i3.18690
Trends in the development of vocational education and training research studies in Southeast Asia. (2025). Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(2). https://doi.org/10.21009/jtp.v26i2.51288
Utama, H. (2022). Revitalization of vocational education and training in link and match vocation with business and industrial world. In Proceedings of the 4th International Conference on Social and Political Development (ICOSOP 2022) (pp. 251–254). Scitepress. https://doi.org/10.5220/0011565200003460
Vercelli, G., Iacono, S., Martini, L., Zardetto, M., & Zolezzi, D. (2024). From risk to readiness: VR-based safety training for industrial hazards.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





