(2) Ervina Lili Neri
(3) Faisal Kholid Fahd
(4) M. Agung Krisdianto
*corresponding author
AbstractHipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, dan sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menunjukkan gejala klinis yang jelas sehingga banyak individu tidak menyadari risiko yang dihadapi. Rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan waktu, serta akses terhadap layanan kesehatan menyebabkan deteksi dini dan upaya pencegahan hipertensi belum optimal, yang pada akhirnya meningkatkan risiko komplikasi. Oleh karena itu, dilakukan intervensi pendidikan kesehatan berbasis masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan individu yang telah terdiagnosis atau berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas wilayah Kota Pontianak dan meliputi konseling kesehatan, diskusi interaktif, pemeriksaan tekanan darah, serta edukasi menggunakan media video animasi yang didukung ceramah, leaflet, dan media audiovisual. Populasi kegiatan mencakup masyarakat di wilayah kerja puskesmas dengan riwayat hipertensi, dengan jumlah sampel sebanyak 40 partisipan yang dipilih menggunakan metode total sampling, serta memenuhi kriteria inklusi berusia di atas 15 tahun dan berdomisili di wilayah layanan. Pengetahuan peserta diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi (p < 0,001), dengan rata-rata skor meningkat dari 77,5% menjadi 97,5%, penurunan proporsi peserta berpengetahuan rendah hingga 0%, serta peningkatan bermakna pada kategori pengetahuan tinggi, yang menunjukkan bahwa edukasi berbasis video animasi efektif sebagai strategi peningkatan pengetahuan dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi berbasis komunitas
KeywordsAudiovisual, hipertensi, komplikasi, pendidikan kesehatan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.977-985 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aira, S., Kurniasari, R., & Andriani, E. (2025). Efektivitas media leaflet, video animasi, dan games kartu terhadap pengetahuan dan sikap mengenai hipertensi di Rengasdengklok. Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(3), 410–423. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4738
Amalia, N. U., & Soesanto, E. (2024). Edukasi kesehatan perawatan hipertensi dalam meningkatkan perilaku pemeliharaan kesehatan dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ners Muda, 5(2), 209–217. https://doi.org/10.26714/nm.v5i2.13407
Aprilia, D., Nurhidayah, N., & Dewi, D. M. (2023). Health education through animated videos as a preventive effort for hypertension complications in the community of jaten village, karanganyar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(2), 89–95. https://doi.org/10.32668/jpmk.v5i2.194
D Direktorat P2PTM. (2019). Buku Pedoman Penyakit tidak menular. Kementerian Kesehatan RI, 101.
Fajri, U. N., Sari, D. N., & Cahyaningrum, L. A. (2024). Faktor determinan penyakit tidak menular (hipertensi dan diabetes melitus) pada usia produktif di kabupaten banjarnegara. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(3), pp. 615–633. https://doi.org/10.22487/preventif.v14i3.1007.
Gaol, R. L., & Simbolon, F. N. (2022). Gambaran karakteristik pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Full Bethesda Medan. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 5(1), 30–37. https://doi.org/10.51544/keperawatan.v5i1.2992
Gultom, Y. S., Amaliah, L., & Pratiwi, Z. D. (2023). Education on efforts to prevent hypertension in adult working communities in the working area of the Banten Girang Health Center. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 2(2), 83–87. https://doi.org/10.56303/jppmi.v2i2.99
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Penyakit tidak menular tingkatkan risiko kematian akibat COVID-19. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kolibu, F., & Kalesaran, A. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi pada masyarakat desa tempok selatan kecamatan tompaso kabupaten minahasa. Kesmas, 7(1), 25–30. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/download/404/319
Kurniawati, N. D., Makhfudli, M., Laili, N. R., Sukartini, T., Wahyuni, E. D., & Yasmara, D. (2020). Peningkatan kemampuan melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan siswa SMU melalui metode simulasi dan role play. Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.20473/jpmk.v2i1.18086
Pratama, I. B. A., Fathnin, F. H., & Budiono, I. (2019). Analisis faktor yang mempengaruhi hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, Universitas Negeri Semarang. ISSN 2686-6404.
Setyowati, R., & Wahyuni, S. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang manajemen hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka. In Prosiding Seminar Nasional Widya Husada 1: Strategi dan Peran SDM Kesehatan dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan di Era Revolusi Industri 4.0 (pp. 134–139). ISBN 978-602-60315-8-7
Suleman, H. K., Milah, A. S., Amelia, T., Zaqiah, A., & Fuad, M. Y. (2024). Edukasi tentang hipertensi pada masyarakat lansia. Jurnal Kolaborasi: Pengabdian dan Penelitian kepada Masyarakat, 4(4), 260–264. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v4i4.385
Wijayaningsih, K. S., & Khatimah, H. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi melalui media audiovisual (slide film). Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 3(2), 93–98. https://doi.org/10.36590/jagri.v3i2.488
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download