(2) Sylvina Azkyah
(3) Revalina Sulaeman
(4) Galih Surya Aditama
(5) Alleta Aurel Kanayla
(6) Rabbani Gadhah Kun Atha
(7) Agief Julio Pratama
(8) Muhammad Iqbal Nurulhaq
(9) Widya Hasian Situmeang
(10) Ratih Kemala Dewi
(11) Henry Kasmanhadi Saputra
(12) Ririh Sekar Mardisiwi
*corresponding author
AbstractProses panen yang kurang terampil dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi permasalahan yang dirasakan oleh KWT Ciharashas dalam praktik budidaya pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat (PPM) adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi seluruh anggota KWT Ciharashas guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam proses panen dan pascapanen dengan teknik ramah lingkungan dan efisien. Pada akhirnya kegiatan ini akan Mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen. Pendekatan kegiatan meliputi: lokakarya bersama pemangku kepentingan (Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, PPL, Anggota KWT Ciharashas, dan warga), re-assessment terkait masalah dan kebutuhan prioritas terkait panen dan pascapanen, pelatihan fasilitasi penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik : sortasi, grading, packaging, storage dan limbah pertanian, pendampingan proses penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan antara lain bahwa re-assessment menunjukkan penanganan saat panen dan proses panen belum semua anggota paham dan belum menerapkan prinsip K3 yang sesuai. Program pelatihan Good Handling Practices (GHP) dan sosialisasi aturan keselamatan di lahan menjadi program utama untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan anggota KWT Ciharashas. Dalam kegiatan pelatihan inovasi yang dihasilkan berupa cardboard langkah GHP, tanam sayur-rawat bumi, keselamatan kerja dan aturan keselamatan di lahan KWT Ciharashas. Selain itu, pelatihan biocomposser dengan media bag composserjuga menjadi inovasi yang telah diterapkan oleh KWT Ciharashas. Program PPM terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi di Mulyaharja merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dan stakeholder enggagementyang telah dibangun antara Sekolah Vokasi dengan KWT Ciharashas. Bentuk komitmen yang dibangun adalah menindaklanjuti roadmap pengabdian kepada masyarakat hingga 2027 melalui laboratorium sosial.
KeywordsGood handling practices, Occupational health and safety, Community Development
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i2.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ali, Abdelrahman; Tan, Yanwen; Medani, Khalid; Xia, Chunping; Abdullahi, Nazir Muhammad; Mahmood, Irfan; Yang, Shilong. 2025. Horticultural postharvest loss’ and its socio-economic and environmental impacts. Journal of Environmental Management, ISSN: 0301-4797, Vol: 373, Page: 123458. http://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.123458
Begum, Ismat Ara; Alam, Mohammad Jahangir; Shankar, Bhavani; Mastura, Tamanna; Cooper, Gregory; Rich, Karl; Parikh, Panam; Ratna, Nazmun N; Kadiyala, Suneetha. 2025. Food Safety Knowledge, Attitudes, and Practices among Vegetable Handlers in Bangladesh. ournal of Food Protection, ISSN: 0362-028X, Vol: 88, Issue: 1, Page: 100428. http://doi.org/10.1016/j.jfp.2024.100428
Budiarto, T., Fitriani, S., Sulaeman, R., Azkyah, S., Aditama, G. S., Azzahra, F., Pratama, A. J., Nurulhaq, M. I., Wiraguna, E., Dharmawan, L., Situmeang, W. H., Mardisiwi, R. S., Mumpuni, R. P., Dewi, R. K., & Saputra, H. K. (2025). Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Martabe, 8(1).
Essilfie GL, Baddoo RNN & Ayibor S (2025) Postharvest handling of indigenous vegetables in Ghana: implications for reducing food loss and enhancing nutrition. Front. Hortic. 4:1619846. http://doi.org/10.3389/fhort.2025.1619846
Gouda, M.H.B & Arturo D. 2024. An Overview of Low-Cost Approaches for the Postharvest Storage of Fruits and Vegetables for Smallholders, Retailers, and Consumers. Horticulturae Volume 10, issue 8. https://doi.org/10.3390/horticulturae10080803
Listiana, I., Abdul M,. Dkk. 2021. Institutional strengthening of farmer group to support sustainable agriculture and food security in Pesawaran regency. Journal of Physics Conference Series. 1796(1):012028 DOI: http://doi.org./10.1088/1742-6596/1796/1/012028
Mardikanto, T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Praktik Hortikultura yang Baik. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Rajapakshe, P., Rathnasinghe, N., Guruge, K., Nilmini, R., Jayasinghe, R., Karunaratne, V., Wijesena, R., Priyadarshana, G., 2025. Strategies to minimize post-harvest waste of fruits and vegetables: current solutions and future perspectives. J. Future Foods 2025. https://doi.org/10.1016/j.jfutfo.2025.04.013
Rogers, E, M, 1983. Diffusion of Innovations. London: The Free Press.
Sarastuti, S., Ahmad, U., & Sutrisno, S. (2018). Penerapan GHP dan GMP pada Penanganan Pascapanen untuk Mempertahankan Mutu. Jurnal Pangan, 27(2), 79-96.
Soekartawi. 2005. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Jakarta: UI Press.
Sumolang, D. N., Mananeke, L., & Wenas, R. S. (2017). Analisis Penanganan Produk Pascapanen Sayuran. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 5(2), 415-424.
Torrijos, V., Dopico, D.C., Soto, M., 2021. Integration of food waste composting and vegetable gardens in a university campus. J. Clean. Prod. 315, 128175. http://dx.doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.128175
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download