(2) Fathonah Salsabil Hanifa
(3) Fathonah Salsabil Hanifa
(4) Damar Muhammad Rifki
(5) Damar Muhammad Rifki
(6) Raffi Rangga Kusworo Permana
(7) Raffi Rangga Kusworo Permana
*corresponding author
AbstractAir bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, namun akses terhadap air bersih masih menjadi permasalahan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. SMPN Negeri 4 Panggang dipilih sebagai lokasi edukasi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya air bersih dan cara pengolahannya melalui kegiatan Workshop Filtrasi Air Sederhana dari Botol Bekas. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Agustus 2025 dengan melibatkan 30 siswa kelas 9. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan alat filtrasi sederhana menggunakan bahan lokal seperti botol plastik bekas, ijuk, arang, pasir zeolit, dan spons. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh kelompok berhasil membuat alat filtrasi dan menghasilkan air dengan kualitas lebih baik dibandingkan kondisi awal, ditandai dengan kejernihan visual, tidak berbau, pH netral (±7), serta TDS mendekati standar air bersih (?500 mg/L) sesuai Permenkes No. 492 Tahun 2010. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas air serta pemanfaatan sumber daya lokal sebagai solusi alternatif penyediaan air bersih. KeywordsAir bersih, filtrasi, botol bekas, Workshop, Gunung Kidul.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i2.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download