PENGEMBANGAN BUDIDAYA SAYURAN TERAPUNG SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER SUPLAI KEBUTUHAN SAYURAN DI DESA BURAI KECAMATAN TANJUNG BATU SUMATERA SELATAN

(1) Fitra Gustiar Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(2) Yakup Yakup Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(3) Astuti Kurnianingsih Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(4) * Erna Siaga Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(5) Lya Nailatul Fadilah Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(6) Muhardianto Chaya Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
(7) Febrinita Ulfah Mail (Universitas Sriwijaya, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Secara geografis, Desa Burai merupakan salah satu desa yang dikelilingi oleh hamparan sungai dan rawa. Desa Burai berlokasi di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dengan masyarakat bermatapencaharian sebagai petani dan nelayan.  Akan tetapi, kebutuhan terhadap komoditi pertanian berupa sayuran masih mengandalkan suplai dari desa lainnya akibat terbatasnya lahan darat untuk budidaya, sedangkan wilayah perairan belum dimanfaatkan maksimal. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya sayuran terapung sebagai solusi pemanfaatan lahan rawa dan wilayah tergenang di Desa Burai serta mendorong kemandirian masyarakat dalam produksi sayuran dengan mengoptimalkan sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan desa. Pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pelatihan atau pendampingan dalam transfer teknologi tepat guna bagi masyarakat melalui alat peraga/demonstrasi serta memberikan pendampingan dalam proses budidaya tanaman sayuran secara terapung melalui tahapan pelaksanaan kegiatan yang meliputi: 1) sosialisasi; 2) penerapan teknologi rakit apung dalam budidaya sayuran terapung; 3) pendampingan dan evaluasi; dan 4) keberlanjutan Program. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa petani belum pernah mengetahui tentang praktik budidaya tanaman terapung dan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat yang tinggi atau sangat tertarik untuk mengadopsi teknologi budidaya terapung secara mandiri. Pendampingan di lapangan juga telah menghasilkan pertumbuhan tanaman yang baik pada tanaman dibudidayakan secara terapung.


Keywords


hortikultura, masyarakat, pendampingan, sosialisasi, teknologi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Detmuliati, A. (2021). Analisis Potensi Ekowisata Berbasis Masyarakat di Desa Burai Sumatera Selatan. EDUTOURISM. Journal Of Tourism Research, 3(01), 90–102. https://doi.org/10.53050/ejtr.v3i01.170

Gustiar, F., Munandar, M., Amar, M., Arsi, A., Pitayati, P. A., Amanah, T. O., & Assyfa, N. (2022). Growth of Pakcoy (Brassica rapa L.) Hydroponic System Using Nutrients of Catfish Cultivation Waste. Jurnal Lahan Suboptimal: Jurnal Suboptimal Lands, 11(1), 86–93. https://doi.org/10.36706/jlso.11.1.2022.560

Jupry, R., & Dwi Kurnia, T. 2020. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau Pada Hidroponik Sistem Rakit Apung Terhadap Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dari Limbah Ampas Tahu. Jurnal Pertanian Agros, 22(1), 61–70. http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v22i1.1106

Najmah, Rahma, N., Sri Anda Yani, N., Pridamayanti, A., Maulaya, N., & Rino Saphira, B. (2014). Identifikasi Pengetahuan, Perilaku, dan Sikap Ibu terhadap Pencegahan Balita Stunting di Desa Burai, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 28-30. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.1.2024.28-33

Siaga, E., & Lakitan, B. (2021a). Budi daya Terapung Tanaman Sawi Hijau dengan Perbedaan Dosis Pupuk NPK, Ukuran Polibag, dan Waktu Pemupukan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(1), 136–142. https://doi.org/10.18343/jipi.26.1.136

Siaga, E., & Lakitan, B. (2021b). Pembibitan padi dan budidaya sawi hijau sistem terapung sebagai alternatif budidaya tanaman selama periode banjir di lahan rawa lebak, Pemulutan, Sumatera Selatan. Abdimas Unwahas, 6(1), 1-6. https://doi.org/10.31942/abd.v6i1.4424

Siaga, E., Lakitan, B., Hasbi, Bernas, S. M., Wijaya, A., & Lisda, R. (2018). Application of floating culture system in chili pepper (Capsicum annum L.) during prolonged flooding period at riparian wetland in Indonesia. Australian Journal of Crop Science, 12(5), 808–816. https://doi.org/10.21475/ajcs.18.12.05.PNE1007

Susilawati, S., Lakitan, B., Sodikin, E., Harun, M. U., Irmawati, I., & Yakup, Y. (2024). Diseminasi Teknik Budidaya Tanaman Sayuran secara Terapung di Desa Tanjung Pering. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(11), 2094–2099. https://doi.org/10.31942/abd.v6i1.4424

Yonarta, D., Syaifudin, M., Fitrani, M., Mukri, R. C., Marsi, M., & Rarassari, M. A. (2023). Pelatihan Pembenihan Ikan Selincah Di Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 918–925.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.