(2) Dwi Priyo Utomo
(3) Yuni Pantiwati
(4) Abdul Kadir
*corresponding author
AbstractPengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kompetensi guru MTs Swasta Muhammadiyah dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan pendekatan Deep Learning untuk pembelajaran. Program dilaksanakan melalui pelatihan dua tahap melibatkan 15 guru terbagi dalam 6 kelompok. Tahap pertama fokus pada perencanaan pembelajaran berbasis Deep Learning dengan bantuan AI, sementara tahap kedua berfokus pada pembuatan media pembelajaran kreatif menggunakan platform berbasis AI seperti Canva, Wordwall, dan Quizizz. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 83,3% kelompok berhasil menyusun perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip Deep Learning memanfaatkan AI sebagai alat bantu. Satu kelompok mengalami kendala dalam kemampuan prompt, yang mengidentifikasi kebutuhan penguatan literasi digital spesifik ini. Pada tahap pembuatan media, seluruh kelompok berhasil menghasilkan media pembelajaran kreatif dan menyatakan kepuasan tinggi terhadap pelatihan. Teramati korelasi positif antara keaktifan kelompok dengan kualitas hasil karya yang dihasilkan. Program ini berhasil mengatasi masalah mitra berupa keterbatasan pengetahuan teknologi AI, minimnya akses pelatihan, dan rendahnya kepercayaan diri guru dalam menggunakan tools digital. Pelatihan hands-on dengan pendekatan praktis terbukti efektif dalam membangun kompetensi dan kepercayaan diri guru. Disimpulkan bahwa integrasi AI dan Deep Learning dapat menjadi katalisator transformasi pembelajaran didukung oleh pelatihan yang sistematis dan berorientasi pada praktik. Keberlanjutan program melalui pendampingan berjenjang dan penguatan komunitas belajar guru sangat direkomendasikan
KeywordsArtificial Intelligence, Deep Learning, Kompetensi Guru, Media Pembelajaran, Pelatihan Guru
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v8i12.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdullah, A., Yahya, S., Management, T. J. O., Administration, E., & Religious Affairs, A. (n.d.). Kajian Pemanfaatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Pada Lembaga Pelatihan.
Adah, E. C., & Krajcik, J. S. (2019). Promoting deep learning through project-based learning: a design problem. Disciplinary and Interdisciplinary Science Education Research, 1(1). https://doi.org/10.1186/s43031-019-0009-6
Amdam, S., Kobberstad, L. R., & Tikkanen, T. I. (2022). Professional digital competence in strategy and management: A case study of three teacher education programs in Norway. Nordic Journal of Digital Literacy, 17(1), 16–30. https://doi.org/10.18261/njdl.17.1.2
Bakhri, S. , & S. F. P. (2021). Guru di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pengembangan Kompetensi Pedagogik Digital. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(1), 89–102.
Hu, J., & Wang, Y. (2022). Influence of students’ perceptions of instruction quality on their digital reading performance in 29 OECD countries: A multilevel analysis. Computers & Education, 189, 104591. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104591
Kementerian Pendidikan, K. R. dan T. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar (1st ed., Vol. 1). Kemdikbudristek.
Khan, N. A., Waheeb, S. A., Riaz, A., & Shang, X. (2020). A three-stage teacher, student neural networks and sequential feed forward selection-based feature selection approach for the classification of autism spectrum disorder. Brain Sciences, 10(10), 1–22. https://doi.org/10.3390/brainsci10100754
Koehler, M. J. , & M. P. (2009). What is technological pedagogical content knowledge? Contemporary Issues in Technology and Teacher Education (1st ed., Vol. 9).
Muhammadiyah. (2020). Rencana strategis pendidikan Muhammadiyah (Muhammadiyah, Ed.; 1st ed., Vol. 1). Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pantiwati, Y., Novian, T., Sari, I., Yanto, A. R., Alang, M., Timur, J., Biologi, P., Atematika, F. M., Ilmu, D., Alam, P., Yogyakarta, U. N., Yogyakarta, I., Islam, S. P., & Hasyim, B. (2024). Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP dalam Pembelajaran Li-Pro-GP sebagai Alternatif menuju SGDs Pendidikan. 21(1).
Popenici, S. A. D., & Kerr, S. (2017). Exploring the impact of artificial intelligence on teaching and learning in higher education. Research and Practice in Technology Enhanced Learning, 12(1), 22. https://doi.org/10.1186/s41039-017-0062-8
Ridwan, M. , & H. D. (2022). nalisis kesenjangan kompetensi digital guru di Indonesia pada era pembelajaran hybrid. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 145–160.
Sapitri, L. (2022). Studi literatur terhadap kurikulum yang berlaku di Indonesia saat pandemi COVID-19. Inovasi Kurikulum, 19(2), 227–238. https://doi.org/10.17509/jik.v19i2.44229
Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2019). Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education – where are the educators? International Journal of Educational Technology in Higher Education, 16(1), 39. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0171-
Zhai, X. (2022). ChatGPT User Experience: Implications for Education. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4312418
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download