SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING TERHADAP MASYARAKAT DI DESA MARSADA KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN

(1) * Darman Syah Pulungan Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Nur Hazijah Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi isu strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Desa Marsada sebagai salah satu desa di Kecamatan Sipirok memiliki potensi sumber daya lokal yang cukup besar, namun masih menghadapi tantangan dalam peningkatan kesadaran masyarakat terkait pola asuh, gizi seimbang, dan sanitasi lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi gizi berbasis partisipasi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi Sosialisasi , diskusi kelompok, simulasi penyusunan menu bergizi seimbang, serta pendampingan kader posyandu dan ibu balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Marsada dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, Mahasiswa KKN UMTS dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang penyebab, dampak, serta strategi pencegahan stunting, terutama dalam hal pemberian makanan bergizi. Antusias peserta dan keterlibatan,Pemerintahan Desa dan  Bidan Desa menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam sosialisasi Pencegagahan Stunting bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun gerakan bersama masyarakat Desa Marsada menuju Desa Bebas Stunting.

 


Keywords


Stunting, Sosialisasi, Pengabdian Masyarakat,Desa Marsada

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i12.5506-5509
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bappenas. (2022). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting.

Presiden Republik Indonesia. 2021. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Sekretariat Negara.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Status Gizi Indonesia.Harahap, S. (2021).

Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting di tingkat desa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 112–120.

Nurlaila, N. (2022). Peran edukasi gizi dalam menurunkan risiko stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Keluarga, 14(1), 25–34.

Nuryanto, A. (2021). Edukasi Gizi dalam Pencegahan Stunting di Masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 55–63.

UNICEF. (2021). Stunting prevention framework. UNICEF.

World Health Organization. (2020). Nutrition in the first 1000 days. WHO.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.