(2) Asep Kurnia Jayadinata
(3) Dhea Ardiyanty
(4) Gia Nikawanti
(5) Tharisa Basariahna Sembiring
*corresponding author
AbstractProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengasuh dalam memberikan pendidikan keselamatan diri kepada anak di tiga panti asuhan di Kabupaten Purwakarta. Melalui pendekatan berbasis kebutuhan (need assessment), pelatihan, dan pendampingan lapangan, program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman pengasuh mengenai konsep batasan tubuh, komunikasi keselamatan, identifikasi risiko, pembentukan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta praktik bercerita mengenai perlindungan diri anak. Kegiatan diawali dengan identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan terstruktur melalui diskusi interaktif, simulasi, penyusunan SOP serta praktik bercerita mengunakan buku cerita yang sudah di rancang. Tahap pendampingan dilakukan untuk memastikan implementasi berkelanjutan melalui observasi praktik, refleksi, dan bimbingan teknis langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan kepekaan pengasuh dalam merespons situasi berisiko, serta kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya dan mengungkapkan perasaan tidak aman. Pengabdian ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan, khususnya dalam praktik perlindungan anak berbasis lembaga, dengan memberikan model intervensi terstruktur yang dapat direplikasi pada konteks pendidikan nonformal maupun layanan pengasuhan alternatif lainnya. Keywordspendidikan keselamatan diri, pengasuhan alternatif, perlindungan anak, pendampingan, panti asuhan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alaggia, R., & Donohue, M. (2018). Prevention of child sexual abuse: Best practices and evidence. Trauma, Violence, & Abuse, 19(2), 140–155. https://doi.org/10.1177/1524838016650187
Faramade, I. O., Olugbenga-Bello, A. I., & Goodman, O. O. (2023). Sexual knowledge, risk behavior, and access to reproductive health services among orphaned adolescents in Southwest Nigeria: implications for institutionalized care. Frontiers in Global Women's Health, 4, 1151099.
Furi, V. L., & Saptatiningsih, R. I. (2020). Peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak dalam pendampingan perempuan korban kekerasan. Jurnal Kewarganegaraan, 4(2), 122-129.
Gafur, A. (2020). Model Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam Pada Anak-Anak Panti Asuhan Mawar Putih Mardhotillah Di Indralaya. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(1), 60-73.
Halim, H., & Firmansyah, H. (2024). Effectiveness of child protection laws in cases of sexual abuse of minors. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 5(12), 5874–5882. https://doi.org/10.59141/jist.v5i12.7062
Hidayatullah, A. (2025). Model Perubahan Perilaku Anak Asuh Perspektif Pendidikan Islam Studi Kasus di Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Kabupaten Sorong (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong).
Insani, U., & Supriatun, E. (2020). Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Dengan Tekhnik Audiovisual Di Rumah Yatim Tegal. Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(2).
Justicia, R., Dewi, F., Izza, M., Maulani, A. S., Putri, S. U., & Agustin, M. (2024). Pengembangan Digisafebook sebagai Media Interaktif untuk Pendidikan Keselamatan Seksual Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1707-1716.
Kementerian Sosial RI. (2020). Pedoman perlindungan anak di lembaga kesejahteraan sosial. Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Lestari, S., & Widyastuti, R. (2021). Pendekatan praktik langsung dalam pendidikan keselamatan diri. Jurnal Obsesi, 5(3), 2102–2114. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i3.1101
Miller, E., Schauer, C., & Welch, G. (2021). Capacity building for child protection in residential care. Child Abuse Review, 30(4), 275–289. https://doi.org/10.1002/car.2694
Nurfazryana, N., & Mirawati, M. (2022). Dampak psikologis kekerasan seksual pada anak. UNES Journal Of Social and Economics Research, 7(2), 32-43.
Qamarina, D. (2017). Kekerasan pada anak dalam perspektif perlindungan anak. Jurnal Penelitian Pendidikan, 34(2), 101–110.
Solehati, T., Fikri, A. R., Kosasih, C. E., Hermayanti, Y., & Mediani, H. S. (2022). The current preventing of child sexual abuse: A scoping review. Social Sciences, 11(11), 508. https://doi.org/10.3390/socsci11110508
Susilowati, E. (2022). Praktik Perlindungan Anak Terlantar Di Lembaga Kesejahteraan SOSIAL ANAK. Sosio Informa, 8(1).
UNICEF. (2019). Guidelines for child protection in residential care. UNICEF Publications.
Uskova, A., Ivanova, E., & Petrova, L. (2020). Orphanage care and child safety: Challenges and opportunities. Children and Youth Services Review, 118, 105348. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105348
Wahida, N., Paisal, J., & Ramli, R. (2024). Pola Pengasuhan Anak di Yayasan Panti Asuhan Ummul Yatama Serambi Mekkah. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(2), 123-138.
Widayati, T. (2018). PENDIDIKAN KESELAMATAN DIRI ANAK USIA DINI:(Studi Kasus di Kelompok Bermain (KB) Gaharu Plus Kutai Kartanegara). JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 13(2), 113-122.
World Health Organization. (2018). Responding to children and adolescents who have been sexually abused.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download