OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN BAWANG MERAH: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PACCIRO, KABUPATEN BONE

(1) * Nurcaya Nurcaya Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(2) Mirdah Aprilia Amir Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(3) Muhammad Arafah Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(4) Sri Hardianti Rosadi Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(5) Uswah Trywulan Syah Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(6) Muh. Adhan Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(7) Syamsu Rijal Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
(8) Ruslang Ruslang Mail (Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Desa Pacciro di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dikenal sebagai kampung bawang merah. Namun, hasil panen yang melimpah seringkali tidak diimbangi dengan harga jual yang stabil, terutama saat musim panen raya, sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Melihat permasalahan tersebut, diversifikasi produk olahan bawang merah ditawarkan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas peluang pasar. Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna, masyarakat didorong untuk mengolah bawang merah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi seperti bawang goreng dalam kemasan dan bubuk bawang merah. Penerapan inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. PKM ini bermitra dengan Kelompok Tani SIPURENNU Desa Pacciro dengan tujuan meningkatkan nilai tambah bawang merah melalui diversifikasi produk olahan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Desa Pacciro. Kegiatan ini penting untuk dilakukan karena mitra belum pernah melakukan diversifikasi olahan bawang merah dengan menggunakan alat teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi program bersama mitra, pelatihan serta penerapan teknologi dalam diversifikasi produk olahan bawang merah, pendampingan pembuatan produk dan teknik pengemasan yang menarik, hingga pelatihan strategi pemasaran melalui platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, diversifikasi produk bawang merah di Desa Pacciro terbukti menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Keywords


bawang merah; diversifikasi; inovasi; kemasan; pemberdayaan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Asmara, R., & Ardhiani, R. (2010). Integrasi Pasar Dalam Sistem Pemasaran Bawang Merah (the Market Integration Analysis in Shallot Marketing System). Agrise, 10(3), 1412–1425.

Hendra Maulana, Siti Mi’Danur Rahmah, Afandy Yosediputra, Fatma Endah Cahyaningrum, Nina Zenitha Sekar Sari, & Vivi Aprilliya Ningsih. (2023). Bawang Merah Goreng (Bareng Dio) Sebagai Bentuk Diversifikasi Inovasi Produk Umkm Budidaya Bawang Merah Puspita Makmur Nganjuk. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 166–172. https://doi.org/10.58192/karunia.v2i2.1042

Nurjanani, & Manwan, S. W. (2021). Kajian Adaptasi Varietas Unggul Baru Bawang Merah Di Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Jurnal Agrotan, 7(1), 11–19. http://ejournals.umma.ac.id/index.php/agrotan/article/download/1104/795

Priyantono, E., Purwanto, Y., & A, & S. (2016). Penyimpanan Dingin Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bima Brebes, Tajuk, Dan Bali Karet. Journal Of Agro-Based Industry, 33(1), 32–38. https://dx.doi.org/10.32765/warta ihp.v33i01.3815

Purwanto, G. H., Istikomah, I., Lestari, G. M. D., & Kamila, T. S. (2024). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dengan Memproduksi Produk Olahan Bawang Merah Di Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 9(3), 237–244. https://doi.org/10.33366/japi.v9i3.6172

Syamsiar, S. (2007). Upaya Pemberdayaan Petani Bawang Merah melalui Kebijakan Harga di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(3), 235–242.

Tantalu, L., Rozana, & Mushollaeni, W. (2020). Perancangan dan Pengembangan Produk Pasta Bawang Merah (Shallot Paste). In UNITRI Press, anggota IKAPI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.