PELATIHAN CITIZEN JURNALISME PELAJAR DAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN

(1) * Arifana Arifana Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Nurhamidah Gajah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Natalia Parapat Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Rahmadi Gajah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Wandi Mahera Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola partisipasi publik dalam proses demokrasi. Masyarakat kini tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai produsen berita melalui praktik citizen journalism atau jurnalisme warga. Di era digital, pelajar dan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen penyebar informasi yang akurat, berimbang, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelatihan citizen jurnalisme bagi pelajar dan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi media, serta memahami kontribusinya terhadap partisipasi publik dan demokrasi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung penulisan berita warga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan peserta, dan evaluasi pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menulis berita berbasis fakta, melakukan verifikasi informasi, serta memahami prinsip etika jurnalisme digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap peran media sebagai pilar keempat demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyebaran informasi publik. Dengan demikian, pelatihan ini berperan strategis dalam memperkuat literasi media dan kapasitas partisipatif pelajar dan mahasiswa dalam konteks administrasi publik yang transparan dan inklusif.


Keywords


Jurnalisme warga, Pelatihan, Literasi media, Partisipasi publik, Demokrasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v6i1.388-393
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bowman, S., dan Willis, C. (2003). Kami Media: Bagaimana Audiens Membentuk Masa Depan Berita dan Informasi. The Media Center.

Dwiyanto, A. (2018). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Eriyanto, dan Lestari, D. (2021). Jurnalisme Partisipatif dan Penguatan Ruang Publik di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia Group.

Habermas, J. (1991). Transformasi Struktural Ruang Publik: Kajian Mengenai Kategori Masyarakat Borjuis. Jakarta: Kreasi Wacana.

Jenkins, H. (2009). Menghadapi Tantangan Budaya Partisipatif: Pendidikan Media untuk Abad ke-21. Jakarta: Pustaka Pelajar.

McQuail, D. (2010). Teori Komunikasi Massa McQuail. Jakarta: Salemba Humanika.

Miles, M. B., dan Huberman, A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber yang Diperluas. Jakarta: UI Press.

Siregar, A. R. (2022). Efektivitas Pelatihan Literasi Digital terhadap Kemampuan Menulis Berita Mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi Nusantara, 8(1), 45–56.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.