PENGENALAN PILAR DIABETES BAGI MASYARAKAT KOTA PONTIANAK: PEMERIKSAAN GULA DARAH SENDIRI DAN PENGATURAN POLA MAKAN

(1) * Titan Ligita Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(2) Merlisa Kesuma Intani Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(3) Nur Luthfiati Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(4) Ririn Afrian Sulistyawati Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(5) Hazwani Hazwani Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(6) Anisha Dini Septiany Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(7) Awaludin Muhammad Sholeh Al-Zidan Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(8) Merlin Cantika Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pilar penatalaksanaan diabetes dapat membantu penderita diabetes mencegah dari komplikasi yang disebabkan oleh tidak terkendalinya kadar gula darah pada penderita diabetes. Pilar penatalaksanaan diabetes meliputi 5 aspek pengendalian yaitu pemantauan gula darah sendiri, pengaturan pola makan, olahraga yang tepat, mengonsumsi obat yang diresepkan serta edukasi mengenai diabetes. Pentingnya meningkatkan kolaborasi antara penderita dan tenaga kesehatan dalam memperbaiki tingkat kepatuhan seperti melalui komunikasi yang efektif untuk mengatasi efek samping pengobatan maupun meningkatkan informasi penyakit dan manajemennya melalui edukasi yang tepat sasaran. Apabila pilar tidak dilakukan dengan utuh, penderita diabetes dapat berisiko mengalami penurunan kendali terhadap kadar gula darah yang dapat menyebabkan komplikasi serius yang bahkan dapat mengakibatkan kematian. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, edukasi penatalaksanaan diabetes melalui pilar diabetes dilaksanakan pada bulan September 2025. Mitra yang terlibat adalah Puskesmas Perumnas 2 Kota Pontianak yang melibatkan 47 orang penyandang diabetes yang tergabung ke dalam kelompok Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Perumnas 2 sebagai sasaran kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dibagi menjadi dua tahap, Berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah, sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dDL. Melalui kegiatan PKM terdapat peningkatan jumlah peserta yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi.  yaitu kegiatan pemeriksaan kadar gula darah dan edukasi diabetes serta manajemennya, terutama mengenai pengelolaan makanan bagi penyandang diabetes

Keywords


diabetes, pilar penatalaksanaan, pemeriksaan gula darah, pola makan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Efendi, P., Buston, E., Suryanti, Susmita, R., & Yuninsi. (2021). Pengaruh implementasi 4 pilar penatalaksanaan diabetes mellitus terhadap pengetahuanpada penderita diabetes mellitus di puskesmas Kandang kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 74-80.

Falah, F., & Apriana, R. (2022). Edukasi pengelolaan diet 3 J untuk mengontrol kadar glukosa darah pada masyarakat penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Kota Timur. Jurnal Altifani, 2(5), 411-418. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i5.274

Febrinasari, R. P., Sholikah, T. A., Pakha, D. N., & Agustia, D. (2022). The affecting factors of compliance diabetes mellitus treatment of type 2 in pandemic era. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(4), 574-582. https://doi.org/10.15294/kemas.v17i4.29885

International Diabetes Federation. (2025). IDF Diabetes atlas (11th ed.). International Diabetes Federation.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). 'Riset Kesehatan Dasar'. Ministry of Health Republic of Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan tematik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023: Potret Indonesia sehat. Ministry of Health Republic of Indonesia.

Marbun, A. S., Brahmana, N., Sipayung, N. P., Sinaga, c., Marbun, K. L. U., & Halianja, R. (2022). Pelaksanaan empat pilar pada penderita diabetes melitus. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(1), 366-371.

Pertiwi, M. V., Alfian, R., Nita, Y., & Athiyah, U. (2022). Medication adherence of diabetes mellitus patients in Indonesia: A systematic review. Pharmacy Education, 22(2), 188-193. https://doi.org/10.46542/pe.2022.222.188193

Pratiwi, N. H., Wahyudi, D. A., Sadhana, W., & Sutrisno. (2025). Hubungan lima pilar pengelolaan diabetes melitus dengan kadar glukosa darah pada pasien dm tipe II di puskesmas Bernung. Health Research Journal of Indonesia, 3(3), 120-126.

Runtu, A. R., Enggune, M., Pondaag, A., Lariwu, C., Sarayar, C., Pondaag, L., Lolowang, N., Merentek, G., Lontaan, E., & Sumarauw, J. (2024). Penyuluhan kesehatan diabetes mellitus dan deteksi kadar gula darah pada lansia. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 1492-1499. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.3009

Siagian, T. D., Pakhpahan, J., Nina, Maspupah, T., & Octavianie, G. (2023). Analisis dampak pola makan terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat usia produktif. Journal of Public Health Education, 3(1), 411-417. https://doi.org/10.53801/jphe.v3i1.162

Sumakul, V., Suparlan, M., Toreh, P., & Karouw, B. (2022). Edukasi diabetes melitus dan pemeriksaan kadar glukosa darah umat Paroki St. Antonius Padua Tataaran. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MAPALUS, 1(1), 18-25.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.