PENGUATAN KAPASITAS CALON PEMANDU EKOWISATA MELALUI EDUKASI PENGAMATAN BURUNG AIR PENETAP DAN MIGRAN DI KAWASAN BATU BARA MANGROVE PARK

(1) * Sailana Mira Rangkuty Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Ovalina Sylvia Ginting Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Tengku Gilang Pradana Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Mhd Alex Ridwan Mail (PT Indonesia Asahan Alumunium, Sumatera Utara, Indonesia)
(5) Chairunas Adha Putra Mail (Yayasan Warisan Hidup Sumatra, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di Kawasan Ekowisata Batu Bara Mangrove Park, Sumatera Utara. Kawasan ini, yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Sejarah, merupakan habitat penting bagi burung air penetap maupun migran, dengan sedikitnya 35 jenis tercatat oleh Yayasan WHIS Indonesia, termasuk beberapa spesies yang terancam punah secara global. Potensi keanekaragaman hayati tersebut menjadi daya tarik sekaligus peluang pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal melalui edukasi bagi calon pemandu ekowisata. Metode yang digunakan meliputi workshop, diskusi, praktik lapangan, serta evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konservasi, pengamatan burung migrasi, serta strategi pengelolaan ekowisata berkelanjutan. Para peserta juga menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan Batu Bara Mangrove Park, dengan menekankan pentingnya pelatihan lanjutan di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), kepemanduan wisata, serta sertifikasi resmi bagi pemandu. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan lain sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan profesionalisme pengelolaan Batu Bara Mangrove Park sebagai destinasi ekowisata berbasis konservasi

Keywords


Ekowisata berbasis masyarakat; Burung air migrasi; Konservasi mangrove; Pemandu wisata; Batu Bara Mangrove Park

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i12.4407-4414
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Desnyarti, E., & Zulkarnaini, Z. (2022). Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. JISPENDIORA : Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 4(2). https://doi.org/10.56910/jispendiora.v4i2.2193

Eraku, S. S., & Baruadi, M. K. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengelola Kawasan Ekowisata Mangrove dan Konservasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Desa Hutamonu Kabupaten Boalemo. PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP, 6(1). https://doi.org/10.36728/jpf.v6i1.4249

Firjatullah, F., Rizaldi, & Novarino, W. (2024). Assessing Bird Diversity and Birdwatching Potential in the Area of Sungkai Green Park Ecotourism, Padang City. Jurnal Biologi UNAND, 12(2), 97 105. https://doi.org/10.25077/jbioua.12.2.97-105.2024

Laksmitandari, G. A. J., Warsidah, & Nurdiansyah, S. I. (2024). Daya Dukung Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah Kalimantan Barat. Oseanologia, 3(2), 65–71.

Ramadhan, R & Pratama, A. (2022). Potensi Ekowisata Pengamatan Burung Air di Kawasan Konservasi Mangrove Cagar Alam Angke Kapuk. Jurnal Konservasi Hayati 9(2): 78–88.

Supriyanto, E.A., Badrudin, U., Sajuri, S., Al Ramadhani, F. M., Vitrinova, R., & Arifin, I. (2025). Edukasi dan Penanaman Mangrove untuk Mendukung Ekoeduwisata di Desa Mulyorejo Kabupaten Pekalongan. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.55506/arch.v4i2.179

Putra, C.A. & D. Hikmatullah. (2019). Monitoring of shorebirds species and shorebird hunting problem on the Eastern Coastline of North Sumatra, Indonesia (December–March 2019). Unpubl. report to The Manfred-Hermsen Stiftung Foundation, Birding Sumatra/Sumatra Wild Heritage Foundation, North Sumatra, Indonesia.

Putra, C.A., Arico, Z., Triwibowo, K., & Azmi, N. (2020). Studi Biodiversitas Burung Air Dan Hutan Mangrove Sebagai Potensi Ekowisata Di Bagan Percut, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatra Utara. CARE 5(1): 43-51.

Putra, C.A., D. Hikmatullah, I. Febrianto, I. Taufiqurrahman & C. Zöckler. (2021). North Sumatra is an internationally significant region for non-breeding Nordmann’s Greenshanks Tringa guttifer. Wader Study 128(2): 157–164.

Octarin, E., Harianto, S P., Dewi, B S., & Winarno, G D. (2021). Keanekaragaman Jenis Burung Untuk Pengembangan Ekowisata Birdwatching di Hutan Mangrove Pasir Sakti Lampung Timur. Journal of People, Forest and Environment, 1(1), 21–28. https://doi.org/10.23960/jopfe.v1i1.4547


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.