STRENGTHENING RELIGIOUS MODERATION FOR YOUTH IN SUMPIUH DISTRICT

(1) * Ahmad Mukhlasin Mail (Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, Indonesia)
(2) Abdullah Ridlo Mail (Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Moderasi beragama sangat penting dikuatkan untuk para pemuda diantaranya karena mencegah radikalisme dan ekstremisme, membangun masyarakat yang harmonis, pemuda yang mempraktikkan moderasi akan menjadi agen perdamaian yang membantu menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis. mengembangkan pemikiran kritis, meningkatkan solidaritas sosial, mendukung pembangunan bangsa, menanggulangi konflik sosial. Pemuda sebagai generasi yang dipersiapkan untuk memegang kebijakan ditengah masyarakat tentunya harus kokoh dalam menginternalisasikan nilai moderasi beragama ditengah masyarakat supaya hamoni sosial dan toleransi yang sudah dijiwai dalam pancasila tidak tergerus perkembangan zaman dan teknologi khususnya teknologi pada komunikasi sosial. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). PAR merupakan pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat, serta produksi ilmu pengetahuan. Kegiatan penguatan moderasi beragama di kecamatan Sumpiuh dapat dikatakan mampu mengeratkan komunikasi sosial antara pemuda lintas iman bukan hanya tokoh agamanya saja yang saling mengenal. Dengan mengamati komunikasi sosial para pemuda, maka perlu adanya pendampingan dalam penguatan moderasi beragama terlebih di kecamatan tersebut memiliki desa yang menjadi kampung moderasi beragama, pendampingan ini diharapkan supaya para pemuda dapat mengenal dan memahami konsep moderasi beragama.

 


Keywords


Moderasi Beragama, Masyarakat Harmonis, Pemuda.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i6.2677-2684
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abd. Sukkur Rahman, Abdul Hadi. 2023. “Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pemuda Di Kepulauan Terluar Kabupaten Sumenep.†Al-Qorni Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 8(2): 146–69.

Agus Afand, Dkk. 2017. 4 Kemenag RI Metodologi Pengabdian Masyarakat.

Ali Mursyid Azisi, and Nur Syam. 2023. “Moderasi Beragama Di Ruang Digital: Studi Kontribusi Habib Husein Ja’far Dalam Menebar Paham Moderat Di Kanal Youtube.†Empirisma: Jurnal Pemikiran Dan Kebudayaan Islam 32(1): 125–41.

Harahap, Nur Ikhwana. 2024. “Pendidikan Moderasi Beragama Dalam Penguatan Wawasan Kebangsaan.†In Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society, , 212–23.

Kibtiyah, Muhimatul, and Siti Erna. 2023. “Sikap Toleransi , Kesetaraan , Dan Kerjasama Antar Umat Beragama Dalam Mewujudkan Nilai Moderasi Beragama Pada Pemuda Kecamatan.†SEULANGA:Jurnal Pendidikan dan Pelatihan 2(February): 27–39.

Lie, Alvin, Muhammad Ridha, and Wahyudi. 2024. “Penguatan Nilai Moderasi Beragama Bagi Pemuda Di Perguruan Tinggi.†Proceeding International Seminar on Islamic Studies 5(1): 814–19.

Lukman Hakim Saifuddin. MODERASI BERAGAMA Tanggapan Atas Masalah, Kesalahpahaman, Tuduhan Dan Tantangan Yang Dihadapinya. 2023rd ed. Jakarta: Yayasan Saifuddin Zuhri.

Mahkamah Konstitusi. 2016. “Putusan Nomor 97/PUU-XIV/2016.†(6): 154–55. https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/97_PUU-XIV_2016.pdf.

MKN. 1945. “Undang Undang Dasar 1945.†105(3): 129–33. https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:BDsuQOHoCi4J:https://media.neliti.com/media/publications/9138-ID-perlindungan-hukum-terhadap-anak-dari-konten-berbahaya-dalam-media-cetak-dan-ele.pdf+&cd=3&hl=id&ct=clnk&gl=id.

R.H.A. Soenarjo. 1971. Komplek Percetakan Al Qur’anul Karim Kepunyaan Raja Fahd Al Qur’an Dan Terjemahnya.

Waslah. Anisa Dwi Rahmawati. 2017. “PENDIDIKAN BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MENGUATKAN MODERASI BERAGAMA BAGI SISWA SMP NEGERI 1 KECAMATAN KUDU KABUPATEN.†3(2): 2588–93.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.