PEMANFAATAN AIR HUJAN SEBAGAI AIR BERSIH DI DESA BINUANG KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU

(1) * Roza Mildawati Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(2) Firdaus Agus Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(3) Fitrianti Fitrianti Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(4) Sri Hartati Dewi Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(5) Yolly Adriati Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(6) Bismi Annisa Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(7) Carur Cahyaningsih Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(8) Sy Sarah Alwiyah Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(9) Elvi Husnul Hidayah Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(10) Ibnu Sandi Triyusman Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai cara pemanfaatan air hujan di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar sebagai air bersih untuk kebutuhan Masyarakat sehari hari. Pemanfaatan air hujan dengan cara menampung air hujan dengan bak bak penampung yang diletakan pada tiap tiap talang air dirumah Masyarakat karena desai binuang dikeliling oleh Sungai Kampar dimana setiap hujan  secara otomatis air Sungai keruh dan tidak bisa dimanfaatkan. Karena air hujan juga salah satu air bersih yang belum terkontakminasi bisa dimanfaatkan. Masyarakat desa binuang dan aparatur desa bisa membuat bak bak penampung air hujan untuk dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari dengan setelah diberikan informasi melalui penyuluhan bagaimana membuat bak penmpung dan posisi letak bak penampung air hujan serta berapa diameternya dan kedalaman yang sederhana menjadi alternatif jika tidak ada air bersih didesa binuang. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAM maupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumur resapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.


Keywords


air hujan, air bersih,,desa binuang.kampar, penyuluhan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i6.2244-2248
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ka’u Anggratni Aghnesya, D Esli, Takumansang, S. A. (2021). Analisis Tingkat Kerawanan Banjar di Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolang Mongondow. Jurnal Spasial 8 No. 3, ISSN: 2442-3262.

Suripin. (2003). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi, Yogyakarta.

Ir. Setiyadi, MT. 2019. Sistem Pemanenan Air Hujan (Water Harvesting) sebagai penyediaan Air Baku dan Air Bersih di Bumi Pasena Tulang Bawang Lampung. Universitas Kristen Indonesia.

Abdulla Fayez A., AW AL-Shareef.2009. Roof rainwater harvesting systems for household water supply in Jordan. Desalination 243: 195-207.

Song Jaemin, Mooyoung Han, Tschungil Kim dan Jee-eun Song. 2009. Rainwater harvesting as a suatainable water supply option in Banda Aceh. Desalination 248: 233-240.

UNEP International Technology Centre. 2001. Rainwater Harvesting. Murdoch University of Western Australia.

Maryono, A. (2020). Memanen Air Hujan (Rainwater Harvesting).Gajah Mada University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.