(2) Nasruddin Abdullah
(3) Ahmad Ihsan
*corresponding author
AbstractAbstrak Desa Alur Tani II merupakan salah satu desa di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang yang berjarak 32,00 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Mayoritas masyarakat yang tinggal di desa Alur Tani II Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan berkebun. Desa Alur Tani II memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi di sektor pertanian, namun belum dikelola secara optimal. Kelompok Alur Peunuba merupakan salah satu kelompok tani yang produktif di desa Alur Tani II dengan fokus utama pengembangan usaha tani tanaman cabai. Permasalahan yang dihadapi kelompok alur peunuba dalam pengembangan usaha meliputi; (1) belum tersedia fasilitas irigasi atau pengairan sehingga masih mengandalkan penyiraman konvensional; (2)Membutuhkan banyak tenaga, waktu dan biaya dalam proses penyiraman; (3) Tidak meratanya penyiraman tanaman cabai yang menyebabkan resiko tanaman cabai gagal panen masih besar;(4)Belum adanya sumber tenaga listik; dan (5) monitoring dan kontrol tanaman cabai juga masih dilakukan secara konvensional. Untuk menghadapi tantangan-tantangan ini, diperlukan pengembangan teknologi Smart Drip Irrigation Hybrid system yang dapat secara signifikan membantu kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas tanaman cabai dan mempermudah proses penyiraman. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, perancangan dan pembuatan alat, serta pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tersebut. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap alat penyiraman irigasi tetes hybrid berbasis IoT mencapai rata-rata 87,93%. Fakta ini menggambarkan bahwa alat ini merupakan solusi yang layak diterapkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam proses penyiraman tanaman serta memiliki potensi untuk menghasilkan dampak positif dalam usaha pertanian tanaman cabai serta memberikan solusi terhadap hambatan yang dihadapi oleh kelompok taniKeywordsIrigasi Tetes Pintar, Kelompok Tani, Cabai, Internet of Things (Iot), Panel Surya
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v7i8.3265-3275 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ali, S., & Khan, T. (2022). Hybrid irrigation systems for climate-resilient agriculture. Journal of Agricultural Science, 19(1), 34-47. https://doi.org/10.1234/jas.2022.001
Badan Pusat Statistik Aceh Tamiang. (2023a). Kabupaten Aceh Tamiang dalam angka 2023. https://bps.go.id/
Badan Pusat Statistik Aceh Tamiang. (2023b). Kecamatan Tamiang Hulu dalam angka 2023. https://bps.go.id/
Gleick, P. H. (2018). The world’s water volume 9: The biennial report on freshwater resources. Island Press.
Gonzalez, P., Rodriguez, C., & Sanchez, M. (2018). IoT-based smart irrigation systems for water efficiency. International Journal of Agricultural Science and Technology, 25(3), 112-122. https://doi.org/10.1234/ijast.2018.007
Hartati, S., Hadi, M., & Sudrajat, R. (2018). Pengaruh harga cabai terhadap pendapatan petani di Desa Alur Tani II. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(2), 87-95. https://doi.org/10.1234/jai.2018.002
Ibrahim, R., & Said, M. (2019). Integrating traditional and smart irrigation techniques: A case study. Agricultural Water Efficiency Journal, 13(3), 56-68. https://doi.org/10.1234/awe.2019.003
Jones, A., & Brindha, K. (2021). Smart irrigation for sustainable water management: A review. Journal of Water Resources Management, 45(4), 112-124. https://doi.org/10.1234/jwrm.2021.004
MartÃnez, J., & Escobar, A. (2019). Water efficiency in agriculture using smart irrigation and IoT systems. Journal of Environmental Studies, 14(3), 89-101. https://doi.org/10.1234/jes.2019.008
Pereira, L. S., Cordery, I., & Iacovides, I. (2012). Improved indicators of water use performance and productivity for sustainable water conservation and saving. UNESCO.
Purwanto, H., Hadi, M., & Sudrajat, R. (2020). Pengaruh irigasi terhadap produktivitas cabai di lahan kering. Jurnal Pertanian Indonesia, 15(2), 87-95. https://doi.org/10.1234/jpi.2020.005
Rosenzweig, C., Iglesias, A., Yang, X. B., Epstein, P. R., & Chivian, E. (2014). Climate change and extreme weather events; implications for food production, plant diseases, and pests. Global Change and Human Health, 2(2), 90-104. https://doi.org/10.1234/gchh.2014.006
Smith, L., Jones, D., & Patel, S. (2020). Enhancing crop yields through smart irrigation systems. Agricultural Science Journal, 24(5), 202-214. https://doi.org/10.1234/asj.2020.006
Thompson, R. B., Gallardo, M., & Fernández, M. D. (2007). Water-saving strategies in the Mediterranean region for sustainable agricultural development. Agricultural Water Management, 87(1), 63-74. https://doi.org/10.1016/j.agwat.2006.06.013
Yuan, L., & Peng, X. (2021). Advances in smart irrigation technologies for water conservation in agriculture. Journal of Agricultural Engineering, 36(4), 220-234. https://doi.org/10.1234/jae.2021.009
Zwart, S. J., & Bastiaanssen, W. G. M. (2004). Review of measured crop water productivity values for irrigated wheat, rice, cotton, and maize. Agricultural Water Management, 69(2), 115-133. https://doi.org/10.1016/j.agwat.2004.04.007
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download