EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DENGAN MEDIA LAGU PADA MURID KELAS VI SD MUHAMMADIYAH 2 KOTA BANDA ACEH

(1) * Rina Sulicha Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh, Indonesia)
(2) Eva Zulisa Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh, Indonesia)
(3) Cut Mainy Handiana Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh, Indonesia)
(4) Nurhaliza Nurhaliza Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kasus kekerasan seksual pada anak semakin hari semakin memprihatinkan. Data yang dirilis oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), yang diinput per tanggal 1 Januari sampai dengan Agustus 2024 ini, menyebutkan terdapat lebih dari 1000 anak di seluruh Indonesia menjadi korban kekerasan seksual setiap tahunnya. Dari jumlah korban kekerasan seksual tersebut, 2.976 diantaranya merupakan siswa tingkat sekolah dasar. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor. Pertama, pendidikan seksual masih dianggap tabu di negara kita. Kedua, masih rendahnya kesadaran orang tua untuk memberikan pendidikan seksual secara dini pada anak-anak mereka. Faktor selanjutnya adalah kurangnya edukasi atau sosialisasi tentang upaya-upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Salah satu bentuk upaya untuk mengantisipasi tingginya tingkat kekerasan seksual pada anak, terutama siswa tingkat sekolah dasar, perlu adanya kegiatan edukasi atau sosialisasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan karakter berani berbicara (speak up) bagi siswa/siswi tingkat sekolah dasar. STIKes Muhammadiyah Aceh merupakan  sekolah tinggi ilmu kesehatan yang peduli dengan kesehatan reproduksi dan promosi di bidang kesehatan. Untuk itu, Dosen STIKes Muhammadiyah Aceh berinisiatif untuk mengadakan edukasi pencegahan kekerasan seksual melalui media yang menarik dan mudah dipahami oleh anaka-anak, yaitu melalui media lagu yang ditujukan kepada siswa/siswi kelas VI SD Muhammadiyah 2 Kota Banda Aceh. Hasil dari kegiatan edukasi ini menunjukkan sejumlah 76% murid SD Muhammadiyah 2 Kota Banda Aceh memahami cara-cara mencegah tindak kekerasan seksual. 


Keywords


Edukasi, Pencegahan, Kekerasan Seksual, Anak

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i10.4010-4025
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ardianti, S.Kep., Ners., M.Kep, Ikha dan Martini, M.Kep, Eva.2022. Kekerasan Seksual pada Anak dan Asuhan Keperawatan (Aplikasi SDKI dan SIKI). Bojonegoro: Guepedia.com.

Salinan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Bab I, Pasal 1.

Dikutip dari laman website https://siga.acehprov.go.id/hasil/detail/388 pada tanggal 17 Juli 2024, pukul 22.30 WIB

Dikutip dari laman website https://bappelitbangda.banjarkota.go.id/24-indikator-kabupatenkota-layak-anak/ pada tanggal 17 Juli 2024, pukul 23.00 WIB

Dikutip dari laman website https://dinaspppa.acehprov.go.id/berita/kategori/kekerasan-terhadap-anak/jumlah-kasus-kekerasan-terhadap-anak-pada-kabupaten-kota-di-aceh-januari-mei-tahun-2024 pada tanggal 17 Juli 2024, pukul 23.10 WIB

Dikutip dari laman website https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan pada tanggal 20 Juli 2024, pukul 08.00 WIB

Dikutip dari laman youtube https://www.youtube.com/watch?v=878HzqGwWp8 pada tanggal 29 Juli 2024, pukul 09.45 WIB

Hawkins. 2018. Dikutip dari laman https://repo.undiksha.ac.id/5796/3/1611061010-BAB%201%20PENDAHULUAN.pdf pada tanggal 29 Juli 2024, pukul 10.00 WIB

Nurfadhillah, M.Pd, Septy. Dan 4A Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Tangerang. 2021. Media Pembelajaran. Cetakan Pertama.Sukabumi: CV Jejak, Anggota IKAPI.

Smaldino, E. Sharon, dkk. 2014. Instructional Technology and Media for Learning: Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar. Edisi Kesembilan. Terjemahan Arif Rahman. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.