SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI

(1) * Rafiqah Amanda Lubis Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Yusnita Wahyuni Silitonga Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Elda Sari Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Irmalia Fitri Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Amir Mahmud Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(6) Benny Sofian Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(7) Andes Fuady Darma Harahap Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(8) Nurmaini Ginting Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(9) Yusriani Nasution Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(10) Dini Puspita Yanty Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.


Keywords


limbah, salak, Desa Purwodadi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i7.2794-2799
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anindita, F., Bahri, S., & Hardi, J. (2016). Ekstraksi dan karakteristik glukomanan dari tepung biji salak (Salacca Edulis Reinw). Kovalen : Jurnal Riset Kimia, 2(2).

Apecsiana, F., Kristianto, H., & Andreas, A. (2016). Adsorpsi Ion Logam Tembaga Menggunakan Karbon Aktif dari Bahan Baku Kulit Salak. In Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan(p. 12).

Deny, A. Y. D. A. Y., & Lestari, D. Y. L. D. Y. (2016). Potensi Kulit Salak ( Salacca Zalacca) Sebagai Adsorben Zat Warna Remazol. Jurnal Kimia Dasar, 5(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.