MENGUBAH SAMPAH MENJADI PELUANG: MENDAUR ULANG PLASTIK DAN MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA

(1) * Rahmawaty Rahmawaty Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Abdul Rauf Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(3) T. Sabrina Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(4) Mohd Hasmadi Ismail Mail (Universiti Putra Malaysia, Malaysia)
(5) Seca Gandaseca Mail (Universiti Teknologi MARA, Malaysia)
(6) Muhammad Fuad Abdullah Mail (Universiti Teknologi MARA, Malaysia)
(7) Peter Aning Tedong Mail (University of Malaya, Indonesia)
(8) Arif Nuryawan Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(9) Darmadi Erwin Harahap Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(10) T. Alief Aththorick Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(11) Siti Kholizah Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(12) Azri Syauki Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(13) Fitra Syawal Harahap Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(14) Ridahati Rambey Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Sampah organik dan sampah plastik dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan, karena membuat lingkungan menjadi kotor dan bau.  Untuk mengatasi masalah ini maka sampah organik dan sampah plastik tersebut diolah menjadi produk lain. Kegiatan ini dilakukan oleh Kelompok Tani Pondok Miri pada bulan Mei 2022. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan praktik daur ulang sampah plastik dan memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai medium tanam dan pupuk untuk tanaman obat guna meningkatkan nilai jual dan pendapatan di antara masyarakat, yang diilustrasikan melalui studi kasus di kelompok tani Pondok Miri Asri, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang. Daur ulang sampah plastik dilakukan dengan menggunakan pipa paralon, botol bekas yang multifungsi untuk menanam tanaman obat, serta galon/gelas air mineral untuk menanam tanaman obat. Pengumpulan sampah plastik, seperti botol plastik, bungkus makanan, bekas pembungkus minyak, bekas gelas plastik, dan sejenisnya, dilakukan di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang untuk dijadikan wadah tanam bagi tanaman obat.


Keywords


sampah, plastik, pupuk, media tanam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i5.1730-1739
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anonim. 2016. Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sederhana. Sunday, February 14, 2016. Diakses tanggal 20 Maret 2022. http://www.lintangsore.com/2016/02/cara-membuat-pupuk-organik-cair.html

Ardra. 2016. Pestisida nabati untuk Hama dan Penyakit Tanaman. Diakses tanggal 20 Maret 2022. http://ardra.biz/sain-teknologi/bio-teknologi/pestisida-nabati-untuk-hama-dan-penyakit-tanaman/

De Foresta, H., A Kusworo, G Michon dan WA Djatmiko. 2000. Ketika Kebun Berupa Hutan: Agroforest Khas Indonesia: Sebuah Sumbangan Masyarakat. ICRAF, Bogor.

Djauhariya, E., dan Hernani. 2004. Gulma Berkhasiat Obat. Cetakan I. Penebar Swadaya. Jakarta

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. 2007. Tanaman Obat Jakarta. Jakarta. http://www.dephut.go.id [10 Maret 2016].

Nogroho, I.A. 2010. Lokakarya Nasional Tumbuhan Obat Indonesia.Apforgen News Letter Edisi 2 Tahun 2010.http:/// www.forplan.or.id. Diakses tanggal 10 Maret 2016.

Permadi, A 2014. Cara Praktis membuat Pupuk Organik Cair. Diakses tanggal 18 Maret 2022. http://www.infoagribisnis.com/2014/10/pupuk-organik-cair/

Priyowidodo, T. 2016. Cara membuat pupuk organik cair. Diakses tanggal 20 Maret 2022. http://alamtani.com/pupuk-organik-cair.html

Warino, J. 2016. Cara Tepat Membuat Pupuk Organik Cair. Diakses tanggal 20 Maret 2022. http://jokowarino.id/cara-tepat-membuat-pupuk-organik-cair/

Rahmawaty., Samosir, J.B., Batubara, R., Rauf., A., 2019a. Diversity and distribution of medicinal plants in the Universitas Sumatera Utara Arboretum of Deli Serdang, North Sumatra, Indonesia. Biodiversitas 20 (5), 1457–1465.

Rahmawaty, R Amalia, R Batubara, A Rauf. 2019b. Medicinal Plant inventory at the Agroforestry Land in Buffer Area of Gunung Leuser National Park. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 593 (2019) 012023 IOP Publishing. doi:10.1088/1757-899X/593/1/012023

Rahmawaty, R Amalia, A Rauf and R Batubara.2019c. Medicinal plant inventory using GIS and GPS in Garunggang Village, Kuala Sub-District, Langkat District, North Sumatra. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Volume 374. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 374 012056

Rahmawaty A Rauf. 2021. Pemnafaatan sampah organic rumah tangga. Jurnal Abdimas Talenta.

Sabrina. 2017. Phosphate solubilization agents in increasing potatoes production on Andisol Sinabung Area. asian journal of plant science.

Sabrina. 2013. Effect of mixed organic-inorganic fertilizer on growth and phosphorus uptake of Setaria grass ('Setaria splendida'). Australian Journal of Crop Science 7 (1), 75-83

Sembiring, E.F., Indriyanto., dan Duryat. 2015. Keragaman Jenis Tumbuhan Obat di Hutan PendidikanUniversitas Sumatera Utara Kawasan Taman Hutan RayaTongkoh Kabupaten Karo Sumatera Utara. Jurnal Sylva Lestari Vol. 3 No. 2, Mei 2015 (113-122)

Warino, J. 2016. Cara Tepat Membuat Pupuk Organik Cair. Diakses tanggal 20 Maret 2022. http://jokowarino.id/cara-tepat-membuat-pupuk-organik-cair/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.