PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI EKONOMI KREATIF DI DESA PLALANGAN MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN DALAM PRODUKSI BAHAN BAKAR PADAT

(1) Asroful Abidin Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
(2) Hilfi Harisan Ahmad Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
(3) * Nurhalim Nurhalim Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
(4) Muhammad Zainur Ridlo Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
(5) Nely Ana Mufarida Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
(6) Fendi Hermawan Mail (Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Limbah pertanian di Desa Plalangan memiliki dampak lingkungan yang signifikan jika tidak diolah dan dimanfaatkan dengan baik.  Proposal ini mengusulkan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memajukan industri ekonomi kreatif di Desa Plalangan melalui pemanfaatan limbah pertanian. Limbah pertanian seperti tongkol jagung dan jerami padi dapat dimanfaatkan untuk dijadikan bahan dalam produksi bahan bakar padat. Seperti banyak desa di Indonesia, Desa Plalangan memiliki potensi pertanian yang melimpah tetapi masih menghadapi tantangan ekonomi yang signifikan.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas petani setempat, mahasiswa, dan tim peneliti. Kegiatan utama melibatkan pelatihan petani dalam pengelolaan limbah pertanian, khususnya limbah tongkol jagung dan jerami padi untuk diubah menjadi bahan bakar padat yang ramah lingkungan.

Upaya ini juga akan membantu mengurangi dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil di desa, mengurangi dampak limbah pertanian, dan mengurangi emisi karbon.

Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan pendapatan petani, peningkatan kesadaran lingkungan, dan dukungan nyata terhadap perkembangan industri ekonomi kreatif di Desa Plalangan. Melalui kolaborasi antara komunitas lokal, akademisi, dan peneliti, program ini diharapkan dapat menjadi contoh yang berdampak positif pada desa-desa lain di Indonesia, mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan kreativitas ekonomi di tingkat lokal.


Keywords


biomassa; limbah pertanian; tongkol jagung; jerami padi; daur ulang

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i9.3411-3419
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Billaud, F., Gornay, J., & Coniglio, L. (2007). Pyrolysis of secondary raw material from used frying oils.

Danarto, Y. C., Utomo, P. B., & Sasmita, F. (2010). Pirolisis Limbah Serbuk Kayu dengan Katalisator Zeolit. 1–6.

Hyväluoma, J., Hannula, M., Arstila, K., Wang, H., Kulju, S., & Rasa, K. (2018). Effects of pyrolysis temperature on the hydrologically relevant porosity of willow biochar. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis, 134, 446–453. https://doi.org/10.1016/j.jaap.2018.07.011

Isikgor, F. H., & Becer, C. R. (2015). Lignocellulosic biomass: a sustainable platform for the production of bio-based chemicals and polymers. Polymer Chemistry, 6(25), 4497–4559. https://doi.org/10.1039/c5py00263j

Nyakuma, B. B. (2015). Pyrolysis kinetics of Melon (Citrullus colocynthis L.) seed husk.

Wood, R., Masek, O., & Erastova, V. (2023). Biochars at the molecular level. Part 1 -- Insights into the molecular structures within biochars.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.