PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BULLYING DI PONDOK PESANTREN

(1) * Ikbal Fradianto Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(2) Mita Mita Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(3) Nita Arisanti Yulanda Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
(4) Nadia Rahmawati Mail (Universitas Tanjungpura, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perilaku bullyng merupakan perilaku yang memiliki dampak secara psikologis maupun dampak secara fisik. Perrilaku bullyng di sekolah berasrama yang jauh dari keluarga perlu mendapatkan kewaspadaan agar tidak terjadi, karena resiko yang ditimbulkan dapat lebih besar karena rendahnya control dari keluarga dan sepenuhnya berada pada sekolah. Maraknya kasus bullyng yang terjadi menyebabkan tim pengabdian kepada masyarakat membuat sebuah kegiatan dengan melakukan edukasi bullyng sebagai langkah dalam peningkatan pengetahauna pencegahan bullyng di sekolah berasrama atau dikenal dengan pondok pesantren. Hasil pengetahuan yang didapat peserta saat sebelum diberikan sebuah edukasi mendapatkan nilai rerata yaitu 57,86 setelah diberikan sebuah edukasi maka  nilai rerata meningkat menjadi 96.23. terdapat pengaruh yang efektif dalam pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan pencegahan bulyng di pondok pesantren.


Keywords


edukasi, Kesehatan, bullyng, pesantren, pencegahan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v6i12.4588-4592
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amalia, E., Nurbaiti, L., Affarah, W. S., & Kadriyan, H. (2019). Skrining dan Edukasi Pencegahan Bullying Pada Siswa SMA Negeri Di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 2(1). https://doi.org/10.29303/jpmpi.v1i2.245

Catur, D. (2020). Posyandu Sebagai Garda Terdepan Pencegahan Stunting - Desa Catur. https://catur.desa.id/artikel/2020/12/17/posyandu-sebagai-garda-terdepanpencegahan-stunting Kemenkes RI. (2014). Kurikulum dan Modul Pelatihan K ader Posyandu. Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Umum Pengolahan Posyandu.

Fitriani, N. L., & Andriyani, S. (2015). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Anak Usia Sekolah Akhir (10-12 Tahun) Tentang Makanan Jajanan di SD Negeri II Tagog Apu Padalarang Kabupaten Bandung Barat Tahun 2015. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1), 7. https://doi.org/10.17509/jpki.v1i1.1184

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil kesehatan Indonesia tahun 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.1080/09505438809526230

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Cegah Stunting, itu Penting. Pusat Data Dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI, 1–27. https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/BuletinStunting-2018.pdf

Mita, M., Rahmah, G. N., Fradianto, I., Neri, E.L., Fauzan, S. (2023). Edukasi Bahaya bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Martabe.6 (5). 1664-1667.

Putra, A. W. S., & Podo, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. Urecol 6th, 305–314. http://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1549

Sewa, R., Tumurang, M., & Boky, H. (2019). Pengaruh Promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan Sikap Dengan Tindakan pencegahan Stunting Oleh Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Bailang Kota Manado. KESMAS, 8(4), 80– 88.

Tim KPAI. 2020. “Sejumlah kasus bullying sudah warnai catatan masalah anak di awal 2020â€, KPAI

Wulandari, D. R. (2022). JURNAL PARADIGMA p-ISSN: 2406-9787/e-ISSN: 2723-3480 Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Magetan. Paradigma, 13(1), 82–94.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.