(2) M. Jaya Adi Putra
(3) Lilis Karwati
(4) Muhammad Jais
(5) Masyitha Ramadhani
*corresponding author
AbstractKegiatan ini dilaksanakan di Desa Sibuak Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dalam bentuk pendampingan dan pembinaan untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya perangkat desa, pemuda karang taruna, tokoh desa, organisai sosial desa, serta masyarakat umum desa. Tahapan kegiatan yang dilakukan untuk kegiatan pembinaan dan pendampingan, yaitu; (a) rekonsiderasi, (b) Periapan, (c) sosialisasi, (d) tahap pelaksanaan pembinaan, dan (e) tahap evaluasi dan pelaporan. Diketahui bahwa daya serap masyarakat terhadap materi pembinaan dan pendampingan tentang taman desa ramah anak tergolong baik, karena tingkat pemahaman peserta sebesar 83,99% sangat baik, 14,13% tergolong kurang baik dan hanya 1,19% yang tergolong tidak baik. Hasil survey tanggapan mitra terhadap kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil yang sangat baik, dengan pembuktian bahwa semua unsur yang terlibat berharap kegiatan ini untuk dilanjutkan lagi. Taman desa ramah anak ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas taman semua kalangan di desa Sibuak.Â
Keywordspembinaan, taman, desa, ramah, anak
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v6i12.4354-4363 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abu Huraerah. 2008. Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat Model dan Strategi Pembangunan Berbasis Kerakyatan. Bandung: Humaniora
Amin, S. dan Amri, N. 2011. “Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kompleks Perumahan Bumi Permata Sudiang Kota Makassar,†dalam Prosiding Hasil Penelitian Fakultas Teknik. Vol. 5 Desember, hal. TA1 1 – 1. ISBN: 978-979-127255-0-6.
Anwas, M Oos. 2014. Pemberdayaan Masyarakat di Era Globalisasi. Bandung: Alfabata.
Baskara M. 2011. Prinsip Pengendalian Perancangan Taman Bermain Anak Di Ruang Publik. J Lanskap Indones 2011;3:27–34. https://doi.org/10.29244/jli.2011.3.1.%p
Deborah, Monalisa. 2013. Taman bermain anak-anak di Pemukiman (Studi Kasus: Taman Persada Kemala dan Taman Galaksi). Fakultas Teknik Universitas Indonesia.
Hernowo, E., & Navastara, A. M. 2017. Karakteristik Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari di Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan. Jurnal Teknik ITS, 6(2), C221–C224. https://doi.org/https://doi.org/10.12962/j23 373539.v6i2.25293
Margayaningsih, D. I. 2018. Peran masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa. Publiciana, 11(1), 72-88.
Matsuoka, R. H. 2010. Student Performance and High School Landscapes: Examining the Links. Landscape and Urban Planning, 97(4), 273–282. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.lan durbplan.2010.06.011
Rahmiati, D., & Prihastomo, B. 2018. Identifikasi Penerapan Konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pada Taman Kambang Iwak Palembang. Vitruvian, 8(1), 29. Https://Doi.Org/10.22441/Vitruvian.2018.V8i1.004
Riggio, E. 2002. Child Friendly Cities: Good Governance in the Best Interests of the Child. Environment and Urbanization, 14(2), 45–58. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/095 624780201400204
Utami, P. K., Mugnisjah, W. Q., & Munandar, A. 2016. Partisipasi masyarakat kota berbasis manfaat dalam membentuk taman publik ramah anak. Jurnal Lanskap Indonesia, 8(2), 28-38.
Veitch, J. A. … Newsham, G. R. 2007. A Model of Satisfaction with Open-plan Office Conditions: COPE field findings. Journal of Environmental Psychology, 27(3), 177–189. https://doi.org/https://doi.org/10.1016
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download