(2) Abulkhair Abdullah
*corresponding author
AbstractKelurahan Sulamadaha menjadi salah satu penghasil pala di Maluku Utara. Masyarakat di Kelurahan Sulamadaha belum memanfaatkan limbah cangkang sama sekali (dibuang atau dibakar). Sebagai salah satu upaya pemanfaatan limbah ini dengan memberikan pelatihan pembuatan lulur kecantikan berbahan dasar limbah cangkang biji pala, beras dan kunyit putih. Lulur merupakan salah satu jenis kosmetika tradisonal yang dapat digunakan sebagai perawatan kulit tubuh untuk mempertahankan kesehatan, mencerahkan dan mengangkat sel kulit mati. Cangkang biji buah pala, beras dan kunyit putih dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dan bahan aktif lulur tradisional karena mengandung senyawa seperti gamma oryzanol dan antioksidan yang berfungsi untuk memperbaharui pembentukan pigmen melanin, mencerahkan, melembabkan kulit dan dapat memudarkan bekas luka pada kulit. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan dan pelatihan langsung. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari observasi, identifikasi masalah, perumusan masalah, kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dievaluasi menggunakan kuesioner pretest dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta mengenai materi deksripsi produk, manfaat, cara pembuatan, dan cara penggunaan produk lulur.
KeywordsLimbah; Cangkang Biji Pala; Lulur
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v6i11.3983-3988 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Allo, I. S., Suryanto, E., & Koleangan, H. S. J. (2022). Aktivitas Antioksidan Fenolik Bebas dan Terikat dari Tepung Cangkang Pala (Myristica fragrans Houtt). Chemistry Progress, 15(2), 83–92. https://doi.org/10.35799/cp.15.2.2022.44496
Anastasya, T. P., Runtuwene, M. R. J., & Suryanto, E. (2022). Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Pelarut dari Cangkang Biji Pala (Myristica fragrans Houtt). Chemistry Progress, 15(1), 9–16. https://doi.org/10.35799/cp.15.1.2022.43149
Dirat Perbenihan. (2022). Mengenal Pala Varietas Unggul Nasional. Ditjenbun Kementan RI. https://ditjenbun.pertanian.go.id/mengenal-pala-varietas-unggul-nasional/
Erlinawati, W. S., & Dwiyanti, S. (2018). Pengaruh Proporsi Tepung Beras dan Bubuk Kunyit Putih (Curcuma zedoaria Rosc.) terhadap Hasil Lulur Bubuk Tradisional. Jurnal Tata Rias, 7(3), 15–22.
Idris, R., Yuliansyah, A. T., & Purwono, S. (2018). Development of Biobriquette from Nutmeg Seed Shells. E3S Web of Conferences, 42, 1–4. https://doi.org/10.1051/e3sconf/20184201016
Padmadewi, A. A. S. M., & Mahyuni, L. P. (2021). Pemberdayaan Petani Padi di Desa Mas, Ubud, Bali Melalui Pelatihan Pembuatan Lulur Tradisional Berbahan Dasar Beras. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1453–1464. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i6.6304
PPID. (2021). Potensi Rupiah dari Pala Maluku Utara yang Melimpah. BKP Kelas II Ternate. https://ternate.karantina.pertanian.go.id/potensi-rupiah-dari-pala-maluku-utara-yang-melimpah/
Rahmadevi, Arin, F., Puspita, O., Firda, A., & Yasnawati. (2020). Lulur Gosok Tradisional BERSERI (Beras, Serai Wangi, Kunyit) sebagai Antioksidan. Jurnal Abdimas Kesehatan, 2(3), 190–194. https://doi.org/10.36565/jak.v2i3.125
Rukmana, Purwono, S., & Yuliansyah, A. T. (2015). Pemanfaatan Cangkang Biji Pala sebagai Briket dengan Proses Pirolisis. Jurnal Rekayasa Proses, 9(1), 44–50.
Tjakra, G. M., Suryanto, E., & Aritonang, H. F. (2022). Analisis GC-MS dan Aktivitas Antioksidan Asap Cair dari Limbah Cangkang Biji Pala. Chemistry Progress, 15(2), 93–99. https://doi.org/10.35799/cp.15.2.2022.44528
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download