DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN KOMET (Carassius auratus) DI UPTD BALAI PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

(1) * Aliya Salsabila Mail (Program Studi Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, Indonesia)
(2) Candra Dwi Atma Mail (Departemen Mikrobiologi & Parasitologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, Indonesia)
(3) Maratun Janah Mail (Departemen Produksi & Reproduksi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, Indonesia)
(4) Iwan Doddy Dharmawibawa Mail (Departemen Mikrobiologi & Parasitologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Ikan komet (Carassius auratus) merupakan salah satu ikan hias air tawar bernilai jual tinggi, namun tetap menghadapi ancaman infestasi ektoparasit yang berpotensi mengganggu kesehatan sekaligus menekan produktivitas budidayanya. Studi ini disusun untuk mengetahui jenis ektoparasit yang menyerang ikan komet yang dipelihara di UPTD Balai Pengembangan Perikanan Budidaya Kabupaten Lombok Timur. Desain deskriptif digunakan dengan pengambilan sampel secara acak sederhana (simple random sampling), di mana 30 ekor ikan komet diamati secara mikroskopis pada kulit, sirip, dan insangnya, disertai pengukuran parameter kualitas air berupa suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO). Dari seluruh sampel, 29 ekor dinyatakan bebas ektoparasit, sementara satu ekor ditemukan positif mengandung Ichthyophthirius multifiliis pada sirip dadanya. Nilai suhu air tercatat 28,7°C dan DO sebesar 6,83 mg/L, keduanya masih tergolong ideal untuk pemeliharaan ikan komet, sedangkan pH sebesar 4,09 berada di luar rentang yang disarankan. Dapat disimpulkan bahwa Ichthyophthirius multifiliis adalah satu-satunya ektoparasit yang ditemukan pada ikan komet di lokasi penelitian, dengan angka kejadian yang tergolong rendah.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/eksakta.v11i2.262–266
      

Article metrics

10.31604/eksakta.v11i2.262–266 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abadi, A. S., Hismayasari, I. B., dan Waliyatun. (2021). Identification of Ectoparasites Cause Lesions in Parents Goldfish (Carassius auratus). Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya, 10(1), 1023-1028.

Gultom, D. S., Desrina, dan Sarjito. (2018). Pemberian Ekstrak Kasar Daun Tembakau (Nicotiana tabacum) untuk Mengendalikan Infestasi Argulus sp. pada Ikan Komet (Carassius auratus auratus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 7(1), 64-70.

Kabata, Z. 1985. Parasites and Disease of Fish Culture In the Tropics. Taylor and Francis. London and Philadelpia.

Ma’arif, N. I., Wirastuti, A. Y., Saraya, M. A., Fauziyah, N. N., dan Nofreeana, A. (2024). Identification and level of ectoparasite intensity in goldfish (Carassius auratus) at fishery product inspection and certification center fish seed center. NEKTON Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan, 4(2), 117-128.

Ørgård Tange, M., et al. (2020). Effects of temperature, salinity and pH on the free-living stages of Ichthyophthirius multifiliis. International Journal for Parasitology, 50(10–11), 795–803.

Qomariyah, D. N., Sari, A. N., dan Mujtahidah, T. (2023). Prevalence and Intensity of Ectoparasites in Goldfish (Carassius auratus) at Maju Mapan Farm, Magelang Regency. Asian Journal of Aquatic Sciences, 6(3), 413-421.

Saputro, W. 2022. Efektivitas Pemberian Tepung Cacing Sutera (Tubifex Sp.) dalam Pakan terhadap Peforma dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Komet (Carassius auratus). Doctoral dissertation. Universitas Batanghari.

Umasugi, S., Umagapi, B., dan Galela, N. 2022. Prospek usaha budidaya ikan komet (Carrasius auratus) di Kabupaten Buru. Uniqbu Journal of Exact Sciences, 3(3), 94-110.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.