ANALISIS FAKTOR BUDIDAYA TERHADAP PRODUKTIVITAS CABAI MERAH PADA USAHATANI PETANI DI KOTA PADANGSIDIMPUAN

(1) * Sulaiman Abdi Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(2) Rasmita Adelina Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(3) Burhanuddin Burhanuddin Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(4) Yusriani Nasution Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(5) Dini Puspita Yanti Nst Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini mengkaji faktor budidaya yang memengaruhi produktivitas cabai merah pada usahatani petani di Kota Padangsidimpuan, mengingat capaian hasil di tingkat petani masih bervariasi antar wilayah. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh pemupukan, pengendalian OPT/PHT, irigasi/pengairan, dan luas lahan terhadap produktivitas cabai merah. Penelitian dilaksanakan pada Juni-Juli 2025 menggunakan metode survei terhadap 30 petani (purposive sampling) yang tersebar pada enam kecamatan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan regresi linear berganda. Produktivitas rata-rata Kota Padangsidimpuan sebesar 9,0 ton/ha dengan rentang 5,5–13,0 ton/ha; produktivitas tertinggi terdapat di Angkola Julu (11,0 ton/ha) dan terendah di Tenggara (7,5 ton/ha). Hasil regresi menunjukkan model signifikan (F=119,122; p<0,001) dengan kemampuan jelaskan variasi produktivitas yang sangat kuat (R²=0,969; Adj R²=0,961). Secara parsial, pemupukan (B=0,487; p=0,001), pengendalian OPT/PHT (B=0,379; p=0,001), irigasi (B=0,505; p=0,001), dan luas lahan (B=9,973; p=0,001) berpengaruh positif terhadap produktivitas. Kesimpulan menunjukkan peningkatan produktivitas cabai merah dapat dicapai melalui perbaikan ketepatan pemupukan, efektivitas pengendalian OPT/PHT, keteraturan pengairan, serta pengelolaan usahatani yang ditopang kapasitas lahan.


Keywords


Cabai merah; Produktivitas; Faktor budidaya; Padangsidimpuan.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/eksakta.v11i1.127-137
      

Article metrics

10.31604/eksakta.v11i1.127-137 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Badan Pusat Statistik. (2024). Angka Tetap Hortikultura Tahun 2023: Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Tanaman Sayuran.

https://padangsidimpuankota.bps.go.id/id/statistics table/3/U0dKc1owczVSalJ5VFdOMWVETnlVRVJ6YlRJMFp6MDkjMw==/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan-menurut-kecamatan-dan-jenis-tanaman-di-kota-padangsidimpuan--2023.html

Barik, S., Mahankuda, B., Sahu, N., Mohapatra, S., Sridhar, V., Narigapalli, P., Lakshamanareddy, D. C., Prasannakumar, N. R., Singh, S., Acharya, G. C., Nalla, M. K., Reddy, K. M., & Ponnam, N. (2025). Thrips and mites in peppers: challenges and resistance strategies. Euphytica, 221(6), 82. https://doi.org/10.1007/s10681-025-03515-6

BPS. (2024). Produksi tanaman sayuran dan buah-buahan semusim menurut jenis tanaman di Indonesia, 2024. https://sumut.bps.go.id/id

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2024). Analisis Kinerja Perdagangan Cabai Merah. Pusat Data Dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian, Volume 14, 1–23. https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/1D_Analisis_Kinerja_Perdagangan_Cabai_Merah_2024_-_publish.pdf?utm

Fakhrah, F., Unaida, R., Faradhillah, Usrati, K., & Wati, M. (2022). Analisis Efektivitas Penyaluran Air Melalui Penerapan Irigasi Tetes (Drip Irigation) Pada Tanaman Cabai di Lahan Kering. Jurnal Agrium, 19(3), 240–247. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium

Kementerian Pertanian. (2024). Angka Tetap Hortikultura Tahun 2024. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, 329. https://hortikultura.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2025/08/buku_ATAP_2024.pdf

Lubis, F. R. A., Syaifuddin, S., & Lubis, Y. (2021). Pengaruh Luas Lahan , Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa. Jurnal Agrica, 14(2). https://doi.org/10.31289/agrica.v14i2.4566

Ntanasi, T., Karavidas, I., Savvas, D., Spyrou, G. P., Giannothanasis, E., Consentino, B. B., Papasotiropoulos, V., Sabatino, L., & Ntatsi, G. (2025). Physiological and Yield Responses of Pepper ( Capsicum annuum L .) Genotypes to Drought Stress. MDPI, 2, 1–14. https://doi.org/doi.org/10.3390/plants14131934

Pradnyawati, I. G. A. B., & Cipta, W. (2021). Pengaruh Luas Lahan , Modal dan Jumlah Produksi Terhadap Pendapatan Petani Sayur Di Kecamatan Baturiti. Ekuitas, 9(1), 93–100. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/EKU%0APengaruh

Prasad, A. A., Sachan, H. K., & Krishna, D. (2025). Nutrient composition of Capsicum annuum L. fruits under integrated organic and inorganic fertiliser regimes. Vegetos. https://doi.org/10.1007/s42535-025-01317-8

Ricardez-Miranda, L. E., Lagunes-Espinoza, L. C., Hernández-Nataren, E., Palma-López, D. J., & Conde-Martínez, F. V. (2021). Water restriction during the vegetative and reproductive stages of Capsicum annuum var. glabriusculum, and its effect on growth, secondary metabolites and fruit yield. Scientia Horticulturae, 285, 110129. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.scienta.2021.110129

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed). Free Press.

Wezel, A., Herren, B. G., Kerr, R. B., Barrios, E., Gonçalves, A. L. R. G., & Sinclair, F. (2020). Agroecological principles and elements and their implications for transitioning to sustainable food systems. A review. Agronomy for Sustainable Development, 40(40), 13. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s13593-020-00646-z

Wulandari, E., Saidah, Z., Ernah, Syukur, Carsono, N., Kawashima, S., & Kang, S. W. (2025). Understanding farmers’ behavior toward risk management practices and financial access: Evidence from chili farms in West Java, Indonesia. Open Agriculture, 10(1). https://doi.org/10.1515/opag-2025-0430


Refbacks

  • There are currently no refbacks.