(2) Lisa Ariyanti Pohan
(3) Adilah Wirdhani Lubis
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep dasar reaksi redoks serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan dalam menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dalam senyawa atau ion. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XII Alumni SMAS Nusantara Lubuk Pakam. Instrumen yang digunakan meliputi tes tertulis, angket, dan wawancara kepada guru kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami perpindahan elektron, penentuan bilangan oksidasi, membedakan reaksi oksidasi dan reduksi, serta mengidentifikasi zat sebagai oksidator atau reduktor. Faktor penyebab utama kesulitan tersebut adalah lemahnya penguasaan konsep dasar kimia, minimnya penggunaan media pembelajaran visual, serta metode pembelajaran yang belum mendorong keterlibatan aktif siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, pendekatan kontekstual dan penggunaan media interaktif sangat diperlukan agar konsep redoks lebih mudah dipahami. Diharapkan temuan ini dapat menjadi masukan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif.
KeywordsKesulitan Belajar, Faktor Penyebab Kesulitan Belajar, Reaksi Redoks
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/eksakta.v11i1.30-37 |
Article metrics10.31604/eksakta.v11i1.30-37 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abd Rahman, B. P., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8
Apriadi, N. N. S., & Redhana, I. W. (2018). Identifikasi miskonsepsi siswa kelas X pada topik reaksi redoks. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 2(2), 70-77.
Dewi, R. K. (2022). Analisis kebutuhan media pembelajaran berbasis E-learning pada mata pelajaran kimia di SMA negeri 8 semarang. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 16(2), 118-122.
Frida, Y., Rahmawati, H., Sari., I.P. 2025. Kimia Dasar. CV. Gita Lentera, Padang.
Nadiyya, K. A. (2019). Analisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Reaksi Redoks dengan Menggunakan Three-Tier Test Kelas X MIPA di SMAN 2 Karanganyar.
Nugrohadi, S., & Chasanah, I. (2022). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Pembelajaran Reaksi Redoks di Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(4), 1085-1093.
Pore, S., Laliyo, L. A., & Ischak, N. I. (2017). Kemampuan Pemahaman Konseptual dan Algoritmik Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Reaksi Redoks. Jambura Journal of Educational Chemistry, 12(1), 75-80.
Prayunisa, F., & Mahariyanti, E. (2022). Analisa Kesulitan Siswa Sma Kelas X Dalam Pembelajaran Kimia Pada Pendekatan Contextual Teaching And Learning Berbasis Two Tier Multiple Choice Instrument. Jurnal Ilmiah Global Education, 3(1), 24-30.
Rahayu, W. 2024. Penerapan STAD-NHT Dalam Pembelajaran Reaksi Redoks. Lombok Tengah. Yayasan insan Cendekia Indonesia Raya.
Wahyuni, L. A., & Sayekti, I. C. (2023). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(2), 440-453.
Yuniarti, E., Bahar, A., & Elvinawati, E. (2020). Analisis miskonsepsi siswa pada materi konsep redoks menggunakan Certainty of Response Index (CRI) di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Alotrop, 4(1).
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download