(2) Yuyun Amalia Caniago
(3) Zahraa Zalikha
(4) Nabila Az-Zahra
(5) Nurul Hafizah Hasanah
(6) Muhammad Syafi’i
*corresponding author
AbstractCabai rawit, juga dikenal sebagai Capsicum frutescens, adalah salah satu jenis tanaman pertanian yang sangat dihargai di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor abiotik mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) di Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan memfokuskan pada pandangan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu yang ideal (25–30 °C), intensitas cahaya yang cukup (8–10 jam setiap hari), kelembapan udara 60–80 persen, dan pH tanah 5,5– 7,0 sangat memengaruhi proses fisiologis tanaman seperti fotosintesis, transpirasi, dan penyerapan nutrisi. Suhu yang terlalu tinggi atau rendah, intensitas cahaya yang berlebihan, dan suhu yang terlalu rendah atau rendah
KeywordsCapsicum frutescens, faktor abiotik, produktivitas, budidaya tanaman
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/eksakta.v10i1.118-123 |
Article metrics10.31604/eksakta.v10i1.118-123 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Jayadi EM. 2015. Ekologi Tumbuhan: Cetakan Pertama. InstitutAgama Islam Negeri (IAIN) Mataram. Mataram.
Lestari, N. S., & Handayani, T. (2018). Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens) pada Kondisi Lahan Terbuka. Jurnal Agroteknologi Tropika, 6(3), 22-30.
Maimunah, S., & Fahdila, S. (2019). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Endofit pada Akar Cabai (Capsicum annuum L.) untuk Menghambat Pertumbuhan Jamur Fusarium oxysporum. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 1(2), 1-10.
Nursanti, Adriadi, A., & Sai’in. 2021. Komponen Faktor Abiotik Lingkungan Tempat Tumbuh Puspa di Kawasan Hutan Adat Bulian Kabupaten Musirawas. Jurnal Silva Tropika. 5(2), 438-445.
Putri, R. A., & Nehru, M. (2023). Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Pasar terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum). Jurnal Teknologi Pertanian Polbangtan, 5(2), 45-56.
Rahman, M. T., & Puspita, R. (2020). Analisis Ketersediaan Air Tanah terhadap Pertumbuhan Cabai pada Sistem Irigasi Tetes. Jurnal Teknologi Pertanian Berkelanjutan, 8(1), 3040.
Raharjeng, A,. R,. P. (2015). Pengaruh Faktor Abiotik Terhadap Hubungan Kekerabatan Tanaman Sansevieria trifasciata L. Jurnal Biota, 1(1), 33-40.
Sari, R., & Nurdin, M. (2019). Pengaruh Suhu Lingkungan terhadap Produktivitas Tanaman Cabai pada Pola Tumpangsari. Jurnal Penelitian Hortikultura Indonesia, 7(2), 78-85.
Warsito, K. (2023). Pengaruh Faktor Abiotik Terhadap Pertumbuhan Terong Bulat (Solanum melongena L.). Jurnal Agroplasma, 10(1), 351-357
Wulandari, D., & Supriyanto, H. (2021). Dampak Faktor Abiotik terhadap Produktivitas Cabai di Lahan Pertanian Terbuka. Jurnal Agronomi Indonesia, 49(1), 12-20.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download